Penerapan ETLE, Mobil Jenazah dan VIP Tetap Dilarang Masuk Busway

Penerapan ETLE, Mobil Jenazah dan VIP Tetap Dilarang Masuk Busway
Pengendara motor menerobos jalur Bus Transjakarta di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / HA Selasa, 10 September 2019 | 01:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana penerapan dan pemasangan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) di jalur Busway akan berlaku tegas untuk semua kendaraan selain bus Transjakarta. Pengecualian hanya diberikan kepada mobil pemadam kebakaran dan ambulans yang membawa pasien.

"Jadi seluruh kendaraan apakah roda dua, roda empat dan sebagainya nanti yang masuk ke jalur Busway, terekam sama kamera ETLE atau (tertangkap) petugas yang ada di sana pasti kita laksanakan penindakan. Kalau untuk petugas kan jamnya tertentu, tapi kalau kamera ini nanti 24 jam," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf, Senin (9/9/2019).

Menurut Yusuf hanya kendaran pemadam kebakaran dan ambulans berisi pasien yang diperbolehkan melintas di Busway.

"Kalau ada ambulans atau pemadam kebakaran itu diskresi petugas (sifatnya emergency). (Kendaraan VVIP) itu tidak bisa, akan kena sanksi. Emergency itu maksudnya seperti kebakaran, ambulans yang gawat darurat. Kalau ambulans bawa mayat, tidak perlu (melintas Busway)," jelasnya.

Baca juga: Mulai 1 Oktober, Tilang Elektronik Diberlakukan di Jalur Transjakarta

Yusuf mengatakan Ditlantas Polda Metro dan PT Transjakarta sudah meraih kesepakatan resmi untuk penerapan ETLE di jalur Busway.

"Hari ini kita laksanakan MoU atau nota kesepahaman antara Direktorat Lalu Lintas dengan PT Transjakarta. Salah satunya adalah kawasan Transjakarta, di mana dalam kawasan Transjakarta ini diharapkan steril dari pengendara yang lain, selain (bus) Transjakarta," ujar Yusuf.

Penerapan ETLE tidak menghilangkan penindakan petugas di lapangan, tambahnya.

"Jadi di samping penindakan anggota secara manual, kita juga akan melaksanakan penindakan secara electronic traffic law enforcement atau ETLE menggunakan kamera. Sudah kita laksanakan MoU secara teknis peralatannya seperti apa dan sebagainya, kemudian teknis penidakan sudah kita bicarakan. Secara teknis nanti ada tim yang akan merumuskan itu. Yang jelas dari Transjakarta juga merespons dan kita berkoordinasi, sama-sama untuk mendukung kegiatan ini," ungkapnya.

Menurut Yusuf kamera ETLE yang ada saat ini belum merekam pelanggaran di jalur Busway. Ditlantas Polda Metro Jaya dan PT Transjakarta nanti akan menyiapkan kamera khusus di jalur busway.

"Ini masih dirancang, masih proses. Setelah proses teknis, kemudian uji coba. Setelah pas baru proses sosialisasi, baru penindakan," tandasnya.

Baca juga: Dirahasiakan, Penempatan Kamera ETLE di Jalur Busway



Sumber: BeritaSatu.com