Dorong Minat Baca, Perpustakaan Jakpus Gelar Panggung Literasi

Dorong Minat Baca, Perpustakaan Jakpus Gelar Panggung Literasi
Ilustrasi perpustakaan. ( Foto: Antara )
Carlos Roy Fajarta / FER Jumat, 13 September 2019 | 16:21 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat akan menggelar acara Panggung Literasi bertajuk 'Dari Buku Aku Berkarya' di Jalan Tanah Abang 1, Petojo Selatan, Sabtu (14/9/2019) besok. Acara ini, rencananya akan diramaikan pertunjukan seni dan budaya hingga lokakarya (workshop) yang diikuti ratusan peserta dari beragam komunitas, pelajar dan elemen masyarakat.

Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, Meti Lastri, mengatakan acara tersebut diadakan untuk mendorong minat dan kegemaran membaca di kalangan anak-anak dan remaja.

"Selain itu juga untuk mempromosikan kegiatan Cinta Membaca Cinta Perpustakaan," ujar Meti, Jumat (13/9/2019).

Meti menjelaskan, di acara Panggung Literasi ini, pihaknya melibatkan berbagai komunitas, pelajar sekolah dan perwakilan masyarakat dari wilayah Petojo Selatan. "Masyarakat setempat kita ajak tampil untuk unjuk kebolehan di panggung ini," tambah Meti.

Selama pertunjukan, acara ini juga diramaikan dengan kegiatan workshop mural, menulis puisi, teater dan resensi buku yang diikuti peserta dari anak-anak sekolah hingga masyarakat umum. Dalam workshop tersebut, peserta dibekali materi dan praktek mengenai cara membuat mural, menulis puisi dan olah peran teater dari sejumlah nara sumber profesional.

"Untuk puisi, prakteknya para peserta diminta membuat satu puisi lalu dibawakan di Panggung Literasi. Begitu juga dengan teater. Khusus untuk mural, kita siapkan ruang di basement untuk mereka," lanjut Meti.

Kepala Seksi Perpustakaan Sudinpusip Jakarta Pusat, Tanwil menambahkan, kegiatan ini baru kali pertama digelar dengan melibatkan komunitas, akademisi, jurnalis, praktisi seni, karang taruna, kader PKK, kelompok masyarakat, para aparatur kelurahan dan kecamatan. Mereka diajak berkolaborasi menyusun acara edukatif yang ditargetkan mampu menyedot 700 hingga 1.000 pengunjung ini.

"Selain itu kegiatan ini juga melibatkan partisipasi anak-anak berkebutuhan khusus, baik secara personal maupun kelompok," kata Tanwil.

Tanwil berharap, melalui acara ini bisa menambah kesadaran dari masyarakat akan pentingnya memupuk budaya membaca. Panggung Literasi ini juga diharapkan dapat mempromosikan perpustakaan menjadi rumah ketiga masyarakat.

"Bagi anak pelajar, rumah pertamanya itu tempat tinggalnya, rumah keduanya sekolah dan rumah ketiganya perpustakaan. Konsep pemikiran ini yang mau kita tularkan. Gemar membaca menjadi bagian dari gaya hidup," tutur Tanwil.

Sementara itu, Ketua Komunitas Rupa Kata (Koruka) sekaligus Ketua Panitia Acara Panggung Literasi, Frans Eko Dhanto menuturkan, pada momen ini juga dibuat sebuah instalasi buku berukuran raksasa karya Agus Firmansyah yang diletakkan di atas panggung. Karya Firman yang lain adalah instalasi 1.000 buku yang digelar di pelataran Kantor Sudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat.

"Saya berharap keberadaan karya buku raksasa dan instalasi 1.000 buku dapat memancing masyarakat untuk semakin mencintai dunia perbukuan," kata Frans.



Sumber: Suara Pembaruan