Jalan Hayam Wuruk Retak karena Proyek Pipa Palyja

Jalan Hayam Wuruk Retak karena Proyek Pipa Palyja
Pekerja tengah memperbaiki pipa bocor di Jl Lapangan Bola, Jakarta Barat. ( Foto: istimewa )
Lenny Tristia Tambun / FMB Jumat, 4 Oktober 2019 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Dinas Bina Marga DKI telah melakukan pengecekan terhadap keretakan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Keretakan tersebut terlihat berada di tengah jalan.

Menurut, Kepala Dinas Bina Marga DKI, Heru Nugroho, keretakan di tengah jalan tersebut dikarenakan adanya proyek pemasangan pipa air milik PT PAM Lyonnaise (Palyja) dengan alat Horizontal Directional Drilling (HDD).

“Itu pekerjaan dari Palyja. Itu dia mau mengebor pakai HDD untuk bikin pipa. Katanya sih pas lagi mengebor, ada kabel PLN. Nah dari pada kena kabel PLN, dia mengebornya dinaikkan. Akhirnya, kena lapisan atas,” kata Hari Nugroho, Jumat (4/10/2019).

Dijelaskannya, keretakan itu tidak akan dibiarkan begitu saja. Pihaknya sudah meminta Palyja untuk melakukan perbaikan keretakan jalan. Pihak Palyja sudah bersedia untuk melakukan perbaikan.

“Nanti dia koordinasi dengan bidang utilitas. Bina Marga mengawasi,” ujar Hari Nugroho.

Dalam perbaikan keretakan jalan, lanjut Hari Nugroho, Palyja akan membuka lapisan jalan lalu mengaspal kembali jalan hingga rata kembali. Dia memprediksi pengerjaan pengaspalan jalan berjalan cepat, hanya sekitar satu pekan saja.

“Kita minta Jalan Hayam Wuruk kembali seperti semula. Pekerjaan cepat itu, paling hanya seminggu saja,” terang Hari Nugroho.

Seperti diketahui, terdapat retakan di tengah Jalan Hayam Wuruk. Retakan jalan itu sampai naik ke atas berbentuk seperti benjolan. Karena kejadian tersebut, lalu lintas di sekitar lokasi terganggu. Padahal, jalan tersebut merupakan jalanan yang padat terutama saat jam-jam sibuk.



Sumber: BeritaSatu.com