DKI Menang Banding Kasus Stadion BMW

DKI Menang Banding Kasus Stadion BMW
Maket taman dan stadion BMW ( Foto: Istimewa )
Lenny Tristia Tambun / FMB Jumat, 4 Oktober 2019 | 19:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memenangkan banding dalam gugatan kasus sengketa lahan Stasion BMW di Jakarta Utara.

Dengan begitu, secara otomatis keputusan banding Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) membatalkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang memenangkan PT Buana Permata Hijau (BPH).

Ketika dikonfirmasi, Kepala Biro Hukum DKI, Yayan Yuhanah membenarkan kabar tersebut. Ia bersyukur Pemprov DKI yang didamping kuasa hukum Denny Indrayana dapat menang dalam tingkat banding.

“Iya, sudah. Iya menang. Alhamdulillah. Keputusannya tanggal 30 September 2019. Baru terinformasi ke kitanya sih hari ini,” kata Yayan Yuhanah ketika dihubungi wartawan, Jumat (4/10/2019).

DKI Akan Banding Terkait Sengketa Lahan Stadion BMW

Langkah selanjutnya, tinggal menunggu pihak PT BPH saja. Kalau perusahaan itu akan mengambil langkah kasasi, Pemprov DKI akan mempersiapkan diri untuk menghadapi kasasi itu.

“Karena kita dalam posisi yang menang, ya kita pasif aja, nunggu mereka apakah mereka kasasi atau enggak,” ujar Yayan Yuhanah.

Meski nanti nanti ada kasasi dari PT BPH, Yayan Yuhanah memastikan pembangunan Stadion BMW yang berubah namanya menjadi Jakarta International Stadium (JIS) tidak akan terganggu sama sekali.

“Ya mereka kasasi pun, pembangunan tetaplah. Itu enggak ada pengaruhnya terhadap proses pelaksanaan pembangunan,” tukas Yayan Yuhanah.

Tangani Sengketa Lahan Stadion BMW, Anies Tunjuk Advokat Denny Indrayana

Adapun putusan dari PTTUN adalah menerima permohonan banding tergugat II intervensi/pembanding untuk seluruhnya. Kemudian membatalkan putusan PTUN Jakarta Nomor 282/G/2018/PTUN-JKT yang dimohonkan banding tersebut.

Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta telah menerima salinan putusan banding. Mereka menunggu langkah dari PT BPH untuk kasasi atau tidak ke Mahkamah Agung (MA).

Di tempat terpisah, kuasa hukum Pemprov DKI Jakarta Denny Indrayana mengatakan putusan ini membuktikan pembangunan JIS legal secara hukum.

"Putusan menegaskan bahwa upaya pembangunan stadion BMW terbukti benar secara hukum, terlepas dari gangguan-gangguan yang berusaha menghalangi jalannya pembangunan," kata Denny Indrayana.

Seperti diberitakan, PT BPH memenangi gugatan di PTUN atas sengketa penerbitan hak pakai (SHP) Taman BMW. Karena itu, PT BPH meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan menghentikan proyek pembangunan Stadion BMW. Namun putusan itu sudah dibatalkan PTTUN.

PT BPH Siap Perjuangkan Hak Atas Lahan Stadion BMW

Permasalahan ini muncul, ketika Kantor Pertanahan Jakarta Utara menerbitkan sertifikat hak pakai (SHP) nomor 314 dan 315 di Taman BMW, 18 Agustus 2017. SHP itu atas nama Pemerintah RI Cq Pemprov DKI.

Setahun berselang, PT. Buana Permata Hijau menggugat dua SHP Taman BWM ke PTUN Jakarta. PTUN Jakarta kemudian membatalkan SHP 314 dan 315 itu karena mengabulkan gugatan PT Buana Permata Hijau, 14 Mei 2019.

Pemprov DKI lantas mengajukan banding intervensi ke PTTUN Jakarta. Banding gugatan itu pun dikabulkan, sehingga SHP 314 dan 315 kembali berlaku.



Sumber: BeritaSatu.com