PDIP: Perbaikan Rumah Gubernur DKI Pemborosan

PDIP: Perbaikan Rumah Gubernur DKI Pemborosan
Anies Baswedan. ( Foto: Antara )
Bhakti Hariani / FMB Rabu, 9 Oktober 2019 | 11:25 WIB

Depok, Beritasatu.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta menilai anggaran perbaikan rumah gubernur DKI Jakarta senilai Rp 2,4 miliar sebagai suatu pemborosan.

PDIP menyayangkan besarnya anggaran yang harus dikucurkan hanya untuk perbaikan rumah gubernur, padahal uang tersebut bisa dialokasikan untuk keperluan pembangunan lain yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat.

Ini Alasan Biaya Perbaikan Rumah Dinas Anies Rp 2,4 Miliar

Anggota DPRD DKI Jakarta Steven Setiabudi Musa mengatakan Pemprov DKI Jakarta tidak peka terhadap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Dana sebesar itu seharusnya, kata Steven, bisa digunakan untuk pembangunan lainnya yang lebih berguna bagi masyarakat.

"Bisa untuk renovasi sekolah atau pembuatan sarana mandi cuci kakus (MCK). Ini tentu lebih dibutuhkan dan berguna bagi masyarakat daripada renovasi rumah gubernur," tegas Steven saat dihubungi Rabu (9/10/2019).

Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta juga mendorong percepatan pembangunan di Jakarta dengan cara mendorong pembahasan APBD 2020 untuk segera dilakukan.

Usulan Renovasi Rumah Dinas Bukan Keinginan Anies

"Masalahnya sampai sekarang Alat Kelengkapan Dewan (AKD) saja belum terbentuk. Waktu yang tersisa memang sudah mepet tetapi bukan berarti tidak bisa dilakukan secepatnya," tutur Steven.

Dirinya optimistis, sisa waktu berjalan ini dapat dimanfaatkan untuk penetapan AKD serta pimpinan definitif kemudian segera dilakukan pembahasan APBD Provinsi DKI Jakarta 2020.



Sumber: Suara Pembaruan