Daewoong Pharmaceutical Adakan Bakti Sosial Medis Bagi Petugas Damkar

Daewoong Pharmaceutical Adakan Bakti Sosial Medis Bagi Petugas Damkar
Daewoong Pharmaceutical mengadakan bakti sosial medis berupa Firefighter Health Initiative kepada 1.000 petugas damkar terkait konsultasi dan seminar tentang tulang belakang dan luka belakang serta medical check-up di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Gambir pada Kamis (24/10/2019) hingga Jumat (25/10/2019). ( Foto: dok )
Yudo Dahono / YUD Rabu, 30 Oktober 2019 | 11:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Daewoong Pharmaceutical mengadakan kegiatan bakti sosial medis Firefighter Health Initiative “Pergi Sehat, Pulang Selamat” pada 24-25 Oktober 2019 untuk 1000 orang petugas pemadam kebakaran (damkar) Indonesia yang telah bekerja keras dalam setiap upaya penyelamatan di saat terjadi bencana di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama antara dokter Indonesia dan Korea, Daewoong Foundation, serta CGBio, perusahaan afiliasi Daewoong.

Untuk selanjutnya, Daewoong Pharmaceutical juga berencana untuk mengadakan kegiatan ini setiap tahunnya untuk memastikan kesehatan petugas damkar terjaga dengan baik demi mendorong performa kerja yang lebih optimal.

"Ini merupakan kesempatan yang sangat berarti untuk dapat menunjukkan komitmen kami dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia tidak hanya melalui berbagai inovasi dan pengembangan produk kesehatan tetapi juga melalui pelayanan kesehatan yaitu Firefighter Health Initiative demi memastikan kesehatan petugas damkar yang telah berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan masyarakat yang sedang dalam bahaya akibat bencana," kata Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical, melalui rilis kepada Beritasatu.com, Rabu (30/10/2019).

Daewoong Pharmaceutical, perusahaan farmasi asal Korea Selatan, berkomitmen menyediakan pelayanan kesehatan terbaik demi menunjang kesehatan masyarakat Indonesia, salah satunya dengan berkontribusi untuk memastikan kesehatan petugas damkar yang bekerja secara langsung dalam menangani kebakaran, bencana alam, maupun kecelakaan lainnya yang banyak terjadi di Indonesia. Dengan bobot material serta peralatan yang berat yang mereka harus bawa menyebabkan terjadinya kasus penyakit gangguan muskuloskeletal.

“Hal ini yang kemudian mendorong Daewoong mengadakan inisiatif kesehatan dengan fokus pada tulang belakang serta luka bakar bagi petugas damkar yang mengalami luka pada saat penanganan kebakaran adalah untuk menaikkan kualitas hidup dan memperpanjang masa kerja mereka,” imbuh Sengho Jeon.

Adapun pelaksanaan kegiatan ini melibatkan dr. Luthfi Gatam, spesialis ortopedi tulang belakang dari RS Premiere Bintaro, dr. Shandy, spesialis bedah plastik dari RS Yarsi, berkolaborasi dengan Profesor Ahn Jae-sung dari Rumah Sakit Universitas Nasional Chungnam, Direktur Jeon Wook dari Hallym Univ. Hangang Sacred Heart Hospital, dan Profesor Park Myung-chul Rumah Sakit Universitas Ajou.

Dalam kegiatan ini, 40 tenaga medis terbaik yang terdiri dari dokter, petugas medis, mahasiswa kedokteran, relawan medis Indonesia akan melakukan operasi tulang belakang dan perawatan luka bakar bagi petugas damkar sekaligus layanan medical check-up dan pelatihan penanganan darurat bersama dengan 40 tenaga medis terbaik.

“Kami merasa tersanjung dan terharu mengingat resiko kecelakaan dan cidera dalam pekerjaan petugas Damkar yang cukup tinggi dan kami menyambut dengan baik serta berterima kasih atas kegiatan ini. Tentunya hal ini menjadi double protection bagi kami, sehingga kami dapat melakukan tugas dan tanggung jawab kami dengan baik dan maksimal,” kata Dr. H. Subejo, S.H., M.Si, Plt. Kepala Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan data internal Suku Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta setidaknya ada 18 petugas yang mengalami luka pada 2016, 21 petugas pada 2017 dan pada 2018 ada 11 petugas luka serta satu orang meninggal dunia.

“Kondisi lingkungan yang cukup berat dalam melakukan penyelamatan memang menambah potensi kecelakaan yang bisa dialami oleh petugas di lapangan. Namun dengan kegiatan ini, kami berharap jumlah insiden bisa terus berkurang setiap tahun dan kami juga berharap kerja sama yang diadakan tidak terbatas pada pemberian asuransi kesehatan tapi juga seperti pelatihan dengan petugas damkar Korea,” imbuh Subejo.

Dalam kegiatan bakti sosial ini, Daewoong akan memberikan operasi tulang belakang kepada 50 orang petugas damkar di RS Premier Bintaro, dan sampai akhir November ditargetkan akan mencapai 100 orang. Selain itu, di Kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Jakarta, juga dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan seperti perawatan luka bakar kepada 1000 orang petugas pemadam kebakaran, konsultasi pemeriksaan kesehatan secara komprehensif melalui sistem analisis usia biologis, serta seminar tindakan pertolongan pertama pada pasien luka bakar dengan memberikan kelas singkat tentang cara penggunaan produk yang terdapat pada emergency kit secara baik dan benar.

Di samping itu, Daewoong Pharmaceutical berencana memperluas kontribusinya kepada personil TNI dan petugas kepolisian serta pasien dengan keadaan skoliosis yang rumit (AIS) sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak lagi untuk masyarakat.

Selain inisiatif kesehatan untuk petugas damkar, Daewoong Pharmaceutical bekerja sama dengan Daewoong Foundation melakukan berbagai kontribusi sosial untuk pengembangan industri biofarmasi. Saat ini, Daewoong memberikan dukungan program pelatihan teknologi alat kesehatan terdepan kepada ahli medis Indonesia dan menyelenggarakan program dukungan penelitian akademis demi perkembangan teknologi kesehatan Indonesia.

Lebih lanjut, Daewoong juga terus berupaya untuk melakukan pengembangan SDM dalam bidang pelayanan kesehatan melalui program mentoring, internship, dan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia. Dalam mendukung pengembangan industri biofarmasi di Indonesia, Daewoong berkomitmen untuk melakukan melalui transfer pengalaman penelitian uji klinis dan teknologi produksi biofarmasi.



Sumber: BeritaSatu.com