DKI Usulkan Anggaran Rp 558,8 M untuk Tata 80 RW Kumuh

DKI Usulkan Anggaran Rp 558,8 M untuk Tata 80 RW Kumuh
Kampung kumuh, miskin, dan padat di Jakarta. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / FMB Kamis, 7 November 2019 | 11:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mengusulkan anggaran sebesar Rp 558,8 miliar untuk penataan 80 RW kumuh di Jakarta.

Anggaran ini dimasukkan ke dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020 melalui program Collaborative Implementation Plan (CIP) yang tersebar di enam Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Dengan rincian, sebanyak 12 RW di Jakarta Pusat dengan anggaran Rp 47,9 miliar; lalu ada 20 RW di Jakarta Utara dengan anggaran Rp 201,9 miliar; ada 22 RW di Jakarta Barat dengan anggaran Rp 131,6 miliar.

Selanjutnya, sebanyak 12 RW di Jakarta Selatan dengan anggaran Rp 41,9 miliar; ada 13 RW di Jakarta Timur dengan anggaran Rp 133,1 miliar, dan 1 RW di Kepulauan Seribu dengan anggaran Rp 2,1 miliar.

Nomenklatur untuk setiap mata anggaran itu yakni peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas di masing-masing kelurahan.

Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jakarta Barat Suharyanti mengatakan, penataan kampung kumuh dengan CIP tahun 2020 didasarkan pada hasil rencana penataan kampung kumuh dengan konsep Community Action Plan (CAP) yang dikerjakan pada tahun ini.

"Dari hasil CAP-nya, kami mengerjakan fisik lingkungan berupa sarana, prasarana, dan utilitas," kata Suharyanti, Rabu (6/11/2019).

Selain menganggarkan penataan 22 RW kumuh, pihaknya juga mengajukan usulan anggaran untuk melanjutkan penataan kampung kumuh di dua lokasi yang mulai ditata pada tahun 2019.

“Dua lokasi penataan kampung kumuh yang sudah kita mulai tahun ini dan akan dilanjutkan tahun depan adalah Kelurahan Kapuk dan Kelurahan Kedaung Kaliangke,” ujar Suharyanti.

Adapun 80 RW kumuh yang akan ditata pada tahun 2020 adalah :

A. Jakarta Pusat: 12 RW

1. 1 RW Kelurahan Karet Tengsin: Rp 3,999 miliar
2. 1 RW Kelurahan Kebon Melati: Rp 3,999 miliar
3. 1 RW Kelurahan Bungur: Rp 3,998 miliar
4. 1 RW Kelurahan Kelurahan Menteng: Rp 3,999 miliar
5. 1 RW Kelurahan Mangga Dua Selatan: Rp 3,999 miliar
6. 2 RW Kelurahan Johar Baru: Rp 7,999 miliar
7. 3 RW Kelurahan Tanah Tinggi: Rp 11,999 miliar
8. 2 RW Kelurahan Utan Panjang: Rp 7,999 miliar

B. Jakarta Utara: 20 RW

1. 3 RW Kelurahan Cilincing: Rp 30,398 miliar
2. 1 RW Kelurahan Kamal: Rp 10,070 miliar
3. 1 RW Kelurahan Kelapa Gading Barat: Rp 10,013 miliar
4. 4 RW Kelurahan Pademangan Barat: Rp 40,335 miliar
5. 4 RW Kelurahan Rawa Badak Selatan: Rp 40,892 miliar
6. 4 RW Kelurahan Tanjung Priok: Rp 40,079 miliar
7. 3 RW Kelurahan Tugu Selatan: Rp 30,175 miliar

C. Jakarta Barat: 22 RW dan lanjutan di dua kelurahan

1. 1 RW Kelurahan Duri Kepa: Rp 5,815 miliar
2. 5 RW Kelurahan Jatipulo: Rp 28,858 miliar
3. 1 RW Kelurahan Duri Selatan: Rp 5,815 miliar
4. 5 RW Kelurahan Jembatan Besi: Rp 28,858 miliar
5. 6 RW Kelurahan Keagungan: Rp 34,748 miliar
6. 4 RW Kelurahan Duri Kosambi: Rp 23,105 miliar
7. Lanjutan peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas kawasan kumuh Kelurahan Kapuk: Rp 2,217 miliar
8. Lanjutan peningkatan sarana, prasarana, dan utilitas kawasan kumuh Kelurahan Kedaung Kaliangke: Rp 2,221 miliar

D. Jakarta Selatan: 12 RW

1. 1 RW Kelurahan Ragunan: Rp 3,499 miliar
2. 1 RW Kelurahan Pejaten Barat: Rp 3,499 miliar
3. 3 RW Kelurahan Pejaten Timur: Rp 10,499 miliar
4. 2 RW Kelurahan Kebayoran Lama Selatan: Rp 6,999 miliar
5. 1 RW Kelurahan Kebayoran Lama Utara: Rp 3,499 miliar
6. 1 RW Kelurahan Cipulir: Rp 3,499 miliar
7. 1 RW Kelurahan Cilandak Barat: Rp 3,499 miliar
8. 2 RW Kelurahan Gandaria Selatan: Rp 6,999 miliar

E. Jakarta Timur: 13 RW

1. 3 RW Kelurahan Cipinang Besar Selatan: Rp 35 miliar
2. 2 RW Kelurahan Kayu Putih: Rp 22,940 miliar
3. 4 RW Kelurahan Rawamangun: Rp 35 miliar
4. 3 RW Kelurahan Rawa Bunga: Rp 35,189 miliar
5. 1 RW lanjutan penataan Kelurahan Cakung Barat: Rp 5,051 miliar

F. Kepulauan Seribu

1. 1 RW Kelurahan Pulau Panggang: Rp 2,111 miliar



Sumber: BeritaSatu.com