KCI Tambah 5 Perjalanan KRL

KCI Tambah 5 Perjalanan KRL
Ilustrasi penumpang kereta api. (Foto: Antara / Arif Firmansyah)
Thresa Sandra Desfika / YUD Jumat, 31 Juli 2020 | 18:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali menambah jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) untuk memaksimalkan upaya menjaga jarak dan jumlah pengguna sesuai di dalam KRL sesuai kapasitas yang diizinkan menurut protokol kesehatan Covid-19, yaitu 74 orang per kereta.

Mulai 1 Agustus 2020, PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

Tambahan perjalanan ini terdiri dari kereta luar biasa (KLB) Parungpanjang - Tigaraksa berangkat 03:05 WIB, KLB Tigaraksa-Tanah Abang berangkat 04:15 WIB, KA 1920 Tanah Abang-Rangkasbitung berangkat 05:45 WIB, KA 1973 Rangkasbitung - Tanah Abang berangkat 08:00 WIB, dan KLB Tanah Abang-Parungpanjang berangkat 10:05 WIB.

"Dengan tambahan lima perjalanan ini, mulai 1 Agustus 2020 maka total jumlah perjalanan yang dioperasikan PT KCI mencapai 971 perjalanan setiap harinya. Penambahan ini juga diharapkan dapat mengakomodir penambahan jumlah pengguna yang terjadi setiap pekannya pada periode PSBB Transisi ini," kata VP Corporate Communications
PT KCI Anne Purba dalam keterangannya, Jumat (31/7).

Berbagai layanan KCI di masa pandemi ini diberikan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Para pengguna sejak masuk stasiun, lanjut dia, akan melalui pengecekan suhu tubuh, wajib menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum dan setelah menggunakan KRL.

"Saat berada di peron, petugas di lapangan akan mengarahkan pengguna untuk menunggu KRL sesuai marka yang telah ditentukan dan menjaga jarak. Pembatasan dilakukan menyesuaikan dengan kondisi kepadatan pengguna melalui antrean penyekatan di beberapa zona stasiun sebelum masuk ke peron," imbuh Anne.

Sementara agar pengguna dapat mengikuti pembaruan secara berkala mengenai situasi antrean pada jam sibuk pagi hari di sejumlah stasiun dengan volume pengguna tertinggi, PT KCI selama beberapa pekan terakhir telah menyajikan informasi kondisi antrean melalui aplikasi KRL Access dan media sosial @commuterline. Dengan mengetahui situasi antrean sebelum tiba di stasiun, papar Anne, calon pengguna KRL diharapkan dapat mengambil keputusan sesuai keperluan terkait rencana dan waktu perjalanannya dengan KRL.

PT KCI juga memperkenalkan KRL Access dengan tampilan baru di mana para pengguna dapat mengakses berbagai layanan terutama informasi kondisi antrian di stasiun dan posisi terkini KRL. KRL Access versi terbaru sudah dapat diunduh melalui Play Store dan App Store.

PT KCI juga telah menetapkan Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, dan Stasiun Cikarang sebagai stasiun khusus Kartu Multi Trip (KMT). Anne menyebutkan, uji coba telah dimulai sejak 13 Juli 2020, di mana pada masa uji coba ini setiap hari Senin ketiga stasiun tersebut tidak lagi melayani transaksi pembelian dan isi ulang Tiket Harian Berjaminan (THB). Namun untuk tap out / keluar menggunakan THB masih dimungkinkan dan pengguna THB Pergi Pulang juga dapat melakukan tap in untuk perjalanan pulangnya.

Mulai Senin 3 Agustus mendatang, ketiga stasiun tersebut sudah resmi menjadi Stasiun Khusus KMT dan berlaku setiap hari kerja.

"Di Stasiun Khusus KMT, pengguna dapat naik KRL menggunakan KMT, kartu uang elektronik bank yang telah bekerja sama dengan KCI, dan tiket kode QR Link Aja. Penetapan stasiun KMT ini selain mengurai antrean THB juga untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19 dari transaksi dengan uang tunai yang sering berpindah tangan," sebut Anne.



Sumber: BeritaSatu.com