Walkot Semarang: Gelar HC Puan Cerminkan Tekad Pembangunan

Walkot Semarang: Gelar HC Puan Cerminkan Tekad Pembangunan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Puan Maharani selaku Ketua DPR RI. (Foto: ist)
Jayanty Nada Shofa / JNS Jumat, 14 Februari 2020 | 18:07 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan gelar doktor honoris causa (HC) Puan Maharani sebagai bentuk pengakuan dedikasinya dalam pembangunan nasional.

Diberikan oleh Universitas Diponegoro pada Jumat (14/2/2020), gelar ini disebut dapat menginspirasi banyak pihak agar lebih fokus dalam pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini menuturkan, mengupayakan pembangunan manusia dan kebudayaan memiliki tantangan tersendiri. Sebab, progresnya tidak dapat terlihat secara langsung.

Meskipun demikian, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) ini berhasil melakukan upaya-upaya strategis dalam menghasilkan tren positif terkait pembangunan di Indonesia.

"Selama beliau menjabat sebagai Menko PMK, angka kemiskinan, pengangguran, gini ratio menurun. Di sisi lain, indeks pembangunan manusia meningkat secara berkala. Capaiannya itu adalah hasil kerja keras beliau. Salah satunya dengan mengawal pembagian Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Program Keluarga Harapan," tutur Hendi.

Hendi pun mengapresiasi keaktifan Puan agar tak segan turun langsung untuk memastikan program pembangunan berjalan lancar. 

"Contohnya, pada tahun 2016, beliau ke Semarang dan masuk gang di Banyumanik untuk mengawal program E-Warong Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama agar tepat sasaran," ujarnya.

Tak hanya itu, dedikasi Puan turut menginspirasi program-program yang dicanangkan oleh Pemkot Semarang.

"Salah satunya adalah pembangunan Smart City. Ketika beliau menjabat sebagai Menko PMK, bantuan sosial diberikan secara non-tunai, sehingga secara sistem dapat diawasi agar tepat sasaran," tutupnya.

Bertajuk 'Kebudayaan Sebagai Landasan Utama Membangun Indonesia Berpancasila Menuju Era Masyarakat 5.0', pidato pengukuhan Puan turut mencerminkan dedikasinya dalam pembangunan nasional.



Sumber: PR