Walkot Semarang Berikan Bantuan Pada Korban Rumah Roboh

Walkot Semarang Berikan Bantuan Pada Korban Rumah Roboh
Walkot Semarang mengunjungi lokasi kejadian di Kampung Kulitan, Semarang Tengah, Kamis (20/2/2020). ( Foto: ist )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 20 Februari 2020 | 23:14 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendatangi lokasi kejadian rumah roboh akibat hujan deras di Kampung Kulitan, Semarang Tengah, Kamis (20/2/2020). Selain memberikan bantuan dan belasungkawa, walkot yang akrab disapa Hendi ini menghimbau agar jajarannya dapat segera menangani kejadian yang telah memakan dua korban jiwa ini bernama Sugeng (60) dan anaknya Tomi Yulianto (24).

"Saya sudah sampaikan kepada jajaran terkait untuk segera membantu, menangani mulai dari pemakaman juga pembersihan reruntuhan puing bangunan yang runtuh," ujar Hendi.

Adapun kunjungan ini dilakukan usai meluncurkan program perbaikan rumah tidak layak huni (atau bedah rumah) di kawasan Purwodinatan. Selaras dengan tujuan program ini, Hendi menyatakan pihaknya akan berusaha untuk merenovasi rumah korban.

"Harapan saya kepada seluruh warga Kota Semarang, manfaatkanlah fasilitas rehab rumah tidak layak huni yang kami siapkan. Tolong dicek plafon dan kayu-kayunya. Apabila memang perlu diganti, sekiranya dari keluarga tidak mampu, bisa memakai program kami," tegasnya.

Dalam kunjungannya, tampak atap dan tembok-tembok rumah yang runtuh ke tanah. Ketua RT setempat, Agus Sugito, menyatakan kejadian rumah roboh ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat hujan lebat.

“Saya mendengar suara gemuruh setelah subuh. Setelah saya bersama warga mengecek ke luar, ternyata ada rumah roboh yang menimpa dua orang,” ujarnya.

Evakuasi kemudian dilakukan oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) setempat bersama para relawan.



Sumber: PR