Lantik 687 PNS, Walkot Semarang: Hindari Penyalahgunaan APBD

Lantik 687 PNS, Walkot Semarang: Hindari Penyalahgunaan APBD
Pelantikan 687 PNS oleh Walkot Semarang Hendrar Prihadi di Gedung TBRS Kota Semarang, Jumat (21/2/2020). ( Foto: ist )
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 22 Februari 2020 | 07:42 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melantik 682 PNS baru untuk jajarannya di Gedung TBRS Kota Semarang, Jumat (21/2/2020). Dalam pelantikannya, ia berpesan agar para PNS yang didominasi oleh generasi millennial ini untuk menjaga integritasnya.

"PNS itu yang terpenting adalah pengabdian. Maka, harus bergerak bersama membangun integritas. Salah satunya adalah menjauhkan diri dari penyalahgunaan APBD. Hari ini, PNS seperti ada di aquarium yang semua bisa melihat. Maka, fatal jika ada yang ingin memperkaya diri dengan menyalahgunakan wewenang," ujar wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Ia pun turut berpesan agar seluruh jajarannya menjadi warga bangsa yang mencintai NKRI dan Pancasila.

"Sebagai bagian dari Pemkot Semarang, kawan-kawan semua harus ikut berjuang menjadi kebutuhan NKRI sebagai sebuah kesatuan bulat yang harus dijunjung tinggi dan dicintai sampai kapan pun juga. Saya yakin dengan komitmen besar semuanya, kita dapat bergerak bersama mempertahankan tren positif pembangunan tiga tahun terakhir dalam 182 ajang penghargaan," tambahnya.

Sebagai informasi, sebanyak 682 PNS resmi dilantik merupakan bagian dari formasi penerimaan pada tahun 2018 yang diikuti oleh 8.900 peserta. Dengan pelantikan ini, status "calon" akan hilang, serta gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dibayar penuh.

“Ini tentu harus disyukuri karena dengan gaji di atas UMR dan TPP tertinggi se-Jawa Tengah, kawan-kawan Insya Allah dapat hidup lebih baik. Karenanya, manfaatkan penghasilan untuk charity sebagai wujud rasa syukur dan pengabdian terbaik bagi Kota Semarang. Hindari upaya memperkaya diri sendiri dan melanggar hukum," ingat Hendi.



Sumber: PR