Walkot Semarang Ajak Banser Ansor Perangi Radikalisme

Walkot Semarang Ajak Banser Ansor Perangi Radikalisme
Walkot Semarang Hendrar Prihadi ketika menghadiri apel kebangsaan Banser Ansor di Lapangan Cepoko, Gunungpati, Minggu (23/2/2020). ( Foto: ist )
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 24 Februari 2020 | 05:59 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengajak Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser Ansor) untuk melawan radikalisme.

Menurut wali kota yang akrab disapa Hendi ini, radikalisme adalah salah satu isu yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. Sebab, paham ini dapat berpengaruh terhadap ideologi negara.

"Seperti yang pernah disampaikan oleh Bung Karno, 'perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Tetapi, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.' Salah satunya ada yang ingin merusak ideologi negara kita dengan paham radikalisme. Maka Ansor sebagai bagian dari NKRI harus bisa menjadi benteng utama dan terdepan dalam memerangi radikalisme," ujar Hendi. 

Wali kota Semarang yang juga merupakan anggota Nahdlatul Ulama (NU) tersebut mengajak Banser Ansor untuk bersama-sama menghadapi isu radikalisme yang kian memanas.

"Saya sepakat dengan Ansor dalam melawan radikalisme di Semarang. Kalau hari ini ada yang mencoba merongrong NKRI, merobek ideologi Pancasila, bangsa Indonesia akan mundur 74 tahun ke belakang," tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Hendi membahas bagaimana Indonesia akan memasuki masa keemasan pada tahun 2045 sebagai lima besar ekonomi dunia. Namun, untuk mencapai puncak kejayaan pada 100 tahun Indonesia, Indonesia perlu membangun salah satu pilarnya adalah generasi muda yang berdaya saing.

"Saya harap Ansor dapat mampu membantu Indonesia masuk ke masa keemasan ini. Untuk itu, ciptakanlah generasi muda yang kompetitif, selalu berpikir positif, serta berkolaborasi meningkatkan kemampuan," harap Hendi.



Sumber: PR