Konsep "Bergerak Bersama" Pemprov Semarang Tuai Pujian Kemendagri
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Konsep "Bergerak Bersama" Pemprov Semarang Tuai Pujian Kemendagri

Jumat, 6 Maret 2020 | 20:21 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Konsep pembangunan "Bergerak Bersama" milik Pemerintah Provinsi Semarang menuai pujian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rapat Koordinasi Teknis Pendapatan Daerah Wilayah I di PO Hotel, Semarang, Kamis (5/3/2020).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menjelaskan konsep ini menekankan pada prinsip gotong royong demi kemajuan kota.

"Ini bukan konsep baru sebenarnya, dasarnya adalah konsep gotong royong founding father kita, yaitu Bung Karno. Konsep ini menanamkan bahwa kota ini adalah milik bersama, maka harus dibangun bersama-sama juga," terang wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Ia menambahkan, beberapa tantangan yang dihadapi adalah anggaran pembangunan daerah yang dapat dikatakan jauh dibandingkan dengan kota-kota lainnya. Namun, ia menekankan hal ini dapat diatasi melalui konsep Bergerak Bersama yakni dengan menumbuhkan kepercayaan masyarakat khususnya untuk membayar pajak.

"Kami ingin menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Caranya bagaimana? Bekerja dengan maksimal dan melaksanakan pembangunan yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegas Hendi.

Hendi menambahkan, PAD dapat bertambah seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Tercatat penerimaan pajak Semarang yang sebelumnya kurang dari Rp 1 triliun di tahun 2016 kini meningkat menjadi Rp 1,5 triliun di tahun 2019. Alhasil, PAD yang sebelumnya Rp 1,5 triliun di tahun 2017 bertambah menjadi Rp 2,1 triliun di tahun 2019.

Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo pun mengapresiasi peningkatan APBD Semarang dari Rp 1,8 triliun menjadi Rp 5,2 triliun.

“Kalau dulu Semarang kalinya banjir, sekarang sudah tidak banjir. Kota Semarang menggeliatnya luar biasa. Ini menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan sampai evaluasi APBD Kota Semarang sangat bagus dan bisa menjadi referensi peserta yang lain,” puji Hadi.

Ia pun menyebutkan Semarang sebagai kota yang mandiri dan berhasil mengoptimalkan PAD yang dinyatakan lebih besar dari pemberian pemerintah pusat.

Untuk itu, dirinya menekankan pemerintah wajib membuktikan kepada wajib pajak bahwa mereka benar-benar mendapatkan timbal balik atas pajak yang dibayarkan.

“Pertama, jangan sampai ada aset yang dibiarkan tanpa menghasilkan. Barang milik daerah bisa dikerjasamakan dengan bangun guna sera, bangun serah guna atau bentuk lainnya. Kedua, pemerintah harus responsif dan reaktif dalam upaya meningkatkan pendapatan, serta kenali potensi yang ada di daerahnya ,” tegas Hadi.



Sumber: PR


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Semarang Pertahankan Tren Positif Indeks Pembangunan Manusia

Selama empat tahun berturut-turut, Semarang menjadi daerah dengan pembangunan manusia terbaik di Jawa Tengah.

PEMDA | 29 Februari 2020

Wayang Orang Putri di HUT Semarang Dukung Kesetaraan Gender

Dengan banyaknya pemeran perempuan, pertunjukan Wayang Orang Putri Extravaganza diharapkan dapat memperkuat kesetaraan gender.

PEMDA | 29 Februari 2020

Semarang, Pentingnya Dukungan Warga untuk Atasi Banjir

Walkot Semarang Hendrar Prihadi menekankan pentingnya dukungan dari warga untuk penanganan banjir seperti dengan membuang sampah pada tempatnya.

PEMDA | 27 Februari 2020

Walkot Semarang: Kerukunan Warga Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Walkot Semarang Hendrar Prihadi menekankan pentingnya menjaga kerukunan warga guna menjaga pertumbuhan ekonomi.

PEMDA | 25 Februari 2020

Walkot Semarang Ajak Banser Ansor Perangi Radikalisme

Walkot Semarang Hendrar Prihadi mengajak Ansor untuk memerangi radikalisme khususnya dalam mempersiapkan Indonesia di masa keemasan tahun 2045.

PEMDA | 24 Februari 2020

Lantik 687 PNS, Walkot Semarang: Hindari Penyalahgunaan APBD

Walkot Semarang Hendrar Prihadi mengingatkan kepada para 682 PNS baru di jajarannya untuk menghindari penyalahgunaan APBD.

PEMDA | 22 Februari 2020

Walkot Semarang Berikan Bantuan Pada Korban Rumah Roboh

Walkot Semarang Hendrar Prihadi memberikan bantuan bagi korban rumah roboh akibat cuaca ekstrem.

PEMDA | 20 Februari 2020

Berantas Peredaran Narkoba, Pemkot Semarang Gelar Tes Urine

Tes urine dilakukan terhadap 68 pejabat di lingkungan Pemkot Semarang dalam rangka memberantas penggunaan narkoba.

PEMDA | 19 Februari 2020

Walkot: Semarang Bisa Karena Dukungan dari Seluruh Elemen

Pencapaian Kota Semarang termasuk berkurangnya angka banjir hingga saat ini adalah hasil keringat dan pemikiran bersama dari seluruh elemen masyarakat.

PEMDA | 18 Februari 2020

Intip Persiapan Pemkot Semarang Gelar Summit Kota Sehat 2020

Summit Kota Sehat 2020 di Semarang siap menjadi ruang diskusi untuk mewujudkan kesehatan masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia.

PEMDA | 16 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS