Walkot Semarang Bagikan Hand Sanitizer untuk Warga

Walkot Semarang Bagikan Hand Sanitizer untuk Warga
Walkot Semarang Hendrar Prihadi membagikan hand sanitizer bagi warga yang melintasi Balai Kota Semarang, Selasa (17/3/2020). (Foto: dok)
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 18 Maret 2020 | 14:22 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pembersih tangan atau hand sanitizer dapat dianggap sebagai senjata sakti dalam memerangi virus corona. Namun, cairan disinfektan ini sulit ditemukan di pasaran, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga setempat. Menanggapi kekhawatiran warga, Pemerintah Kota Semarang membagikan secara gratis hand sanitizer kepada masyarakat. 

Ditegaskan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, pembagian hand sanitizer ini bertujuan untuk memberikan pesan bahwa cairan antiseptik ini masih tersedia untuk digunakan.

"Ada 1.500 hand sanitizer yang siang ini dibagikan, sebagai pesan kepada masyarakat bahwa barangya itu ada. Jangan bicara kosong kosong terus, ini kepolisian terus pantau beberapa wilayah yang coba menimbun, sudah ditangkap," ujarnya ketika ia membagikan hand sanitizer gratis di sekitar Balai Kota Semarang, Selasa (17/3/2020).

Pemkot Semarang bahkan telah membentuk 16 gugus tugas untuk mendata potensi penimbunan hand sanitizer maupun masker.

Tak hanya itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini menghimbau kepada Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk membeli hand sanitizer sebanyak-banyaknya untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Rencana saya, produk yang kami punya, apakah itu masker, hand sanitzer, disinfektan, atau sabun akan kita bagikan kepada masyarakat," ujar Hendi.

Di saat yang sama, ia menekankan upaya antisipasi corona ini juga membutuhkan keterlibatan masyarakat yang aktif.

"Fokus kami hari ini adalah melibatkan masyarakat, kami paham hari ini sebagian masyarakat sedang panik, tapi kami ajak kelompok masyarakat untuk bergerak bersama memerangi corona, yaitu dengan ikut menyemprot area-area publik dengan cairan disinfektan. Selain itu, tangan juga harus bersih. Misalnya setelah naik bus, bisa langsung pakai hand sanitizer atau cuci tangan di wastafel terdekat," himbaunya.



Sumber: PR