Logo BeritaSatu

Lawan Covid-19, DPRD Jateng Sepakat Pangkas Anggaran Kunker

Senin, 27 April 2020 | 15:14 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah sepakat untuk memangkas anggaran kegiatan tidak mendesak seperti kunjungan kerja (kunker) guna mendukung upaya penanggulangan virus corona (Covid-19) oleh Pemerintah Provinsi Jateng.

"DPRD Jateng mendukung program yang dijalankan eksekutif untuk mengatasi dampak virus corona. Kita hitung kembali kegiatan yang tak penting dan tak terpaksa. Kita ubah ke penanggulangan virus corona," ujar Ketua DPRD Jateng Bambang Kusrianto dalam rapat paripurna di Semarang, Senin (27/4/2020).

Di samping itu, anggota dewan telah diperintahkan untuk turun ke masing-masing daerah pemilihan guna memantau kesiapan daerah dalam menangani virus corona.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan pemerintah terus berupaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut. Salah satunya adalah dengan diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Tegal sejak Kamis (23/4/2020).

Di Semarang, pihaknya aktif berkomunikasi dengan bupati dan wali kota setempat terkait pengawasan. Terlebih, Semarang resmi memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) non PSBB hari ini.

"Melalui ini, kami sampaikan kepada DPRD Jateng, kita melakukan tindakan luar biasa, cepat dan besar terutama untuk memangkas anggaran. Ini mungkin akan menggangu jalannya pemerintahan terkait target dan capaian. Tapi, ini demi kesehatan dan kemanusiaan," tegas Ganjar.

Dirinya juga telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pendataan bagi warga asal Jateng di wilayah PSBB Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Pendataan ini dibutuhkan agar bantuan sosial (bansos) dapat tersalurkan. Imbauan serupa juga disampaikan kepada anggota DPRD Jateng untuk aktif berkomunikasi dengan DPRD di wilayah perantauan.

Dalam memerangi virus corona, Ganjar terus menekankan pentingnya bergotong royong. Saat ini, dirinya telah menggandeng pihak swasta, Baznas dan dermawan untuk membantu mereka yang terimbas virus corona.

Perekonomian Tumbuh

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2019, Ganjar menyebutkan ada beberapa hal positif yang dicapai. Di antaranya adalah perekonomian yang tumbuh sebesar 5,41%. Angka ini disebut lebih tinggi dari capaian nasional sebesar 5,02%.

Tercatat penduduk miskin di Jateng pada tahun 2019 sebanyak 3,679 juta jiwa atau sebesar 10,58% dari jumlah penduduk. Sedangkan, jumlah penduduk miskin di Jateng mencapai 3,867 juta jiwa di tahun sebelumnya. Penurunan sebesar 0,61% ini melebihi penurunan angka kemiskinan nasional sebesar 0,44%.

Ganjar menyebutkan, angka ketimpangan sosial terus mengalami tren penurunan. Oleh karenanya, pemerintah akan terus meningkatkan akses pembiayaan usaha mikro kecil (UMK) melalui kredit usaha rakyat, Kredit Mitra Jateng 25, pendidikan vokasi dan pengembangan start-up wirausaha masyarakat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

DPR Minta KPU-Bawaslu Lakukan Simulasi Masa Kampanye 75 Hari

NEWS | 36 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings