Jateng Mulai Kirimkan Sembako untuk Perantau di Jabodetabek

Jateng Mulai Kirimkan Sembako untuk Perantau di Jabodetabek
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membagikan paket sembako bagi warganya yang berada di Jabodetabek. (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 18 Mei 2020 | 11:42 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengirimkan paket sembako bagi perantau di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Pada tahap pertama ini, sebanyak 7.000 paket sembako didistribusikan untuk mereka yang tidak dapat mudik akibat pandemi virus corona.

Untuk menyemangati para perantau, Pemprov Jateng tidak lupa untuk memasang stiker "Tetap Semangat, Corona Pasti Minggat" pada paket sembako tersebut.

Baca: Paket Sembako Jateng Ditempeli Stiker Penyemangat

Secara rinci, paket sembako ini dibagikan kepada warga di Jakarta Timur (2.707 paket), Bogor (990 paket), Depok (1.027 paket), Tangerang (967 paket) dan Bekasi (1.309 paket).

"Untuk tahap pertama ini, belum semua dari daftar yang menerima. Baru mereka yang ada di Bodetabek. Di Jakarta, baru mereka yang ada di Jakarta Timur," ungkap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Minggu (17/5/2020).

Adapun total warga Jateng di Jabodetabek yang tidak mudik dan sudah terverifikasi sebanyak 27.400 orang. Jumlah ini dapat bertambah lantaran pendaftaran penerima bantuan belum ditutup.

"Saya minta jangan ditutup pendaftarannya. Kemungkinan ada yang belum ter-cover dan datanya bertambah. Termasuk cadangan bagi mereka yang tercecer, tidak terdaftar di manapun, yang menghubungi saya langsung, ini harus tercover," terangnya.

Lebih lanjut, paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras, sarden, kornet, minyak goreng, kecap dan kebutuhan lainnya.

Bantuan beras langsung dikirim dari Jateng, sedangkan bahan makanan lainnya dibeli di Jakarta oleh PT Pos Indonesia selaku rekanan yang digandeng Pemprov Jateng untuk mendistribusikan bantuan.

"Bantuannya sembako. Kalau uang, saya khawatir dibelikan untuk yang lain seperti rokok atau pulsa. Makanya kami fokus ke makan dulu, minimal mereka tenang karena di rumah ada makanan. Kalau itu bisa, maka apapun bisa dilakukan dan mudah-mudahan mereka tetap bisa survive," tandasnya.

Selain Jabodetabek, Ganjar juga akan memperhatikan warganya yang ada di daerah lain termasuk mereka yang di luar Jawa maupun luar negeri.

"Kami tetap berusaha respon meskipun tidak terlalu banyak. Kami tetap coba urus seoptimal mungkin," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Jateng di Jakarta Wachyu Alamsyah mengatakan, bantuan paket sembako tahap kedua  bagi perantau di Jabodetabek akan didistribusikan seusai lebaran.

"Total yang sudah mendaftar dan terverifikasi ada 28.000-an orang. Tahap pertama ini, 7.000 paket kami serahkan, sisanya nanti habis lebaran," tutup Alam.



Sumber: BeritaSatu.com