Bantah Hoax, Ganjar Tegaskan Salat Id Tetap Dilaksanakan di Rumah

Bantah Hoax, Ganjar Tegaskan Salat Id Tetap Dilaksanakan di Rumah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. ( Foto: Istimewa )
Jayanty Nada Shofa / JNS Senin, 18 Mei 2020 | 12:15 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing sesuai dengan perintah Kementerian Agama.

Hal ini juga sekaligus untuk menepis hoax yang beredar di WhatsApp.

Pada pesan tersebut, dituliskan Pemprov Jateng memberikan izin pelaksanaan salat Idulfitri di masjid atau di lapangan asal memenuhi beberapa syarat, seperti mengenakan masker sampai pengaturan shaf atau barisan salat.

Baca: Menag Imbau Umat Islam Salat Idulfitri di Rumah

"Sebaiknya ikuti saja ketentuan yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan Majelis Ulama terus kemudian dari organisasi besar keagamaan," ungkap Ganjar di Semarang, Minggu (17/5/2020).

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Heru Setiadhie juga menegaskan kabar pemberian izin bersyarat untuk pelaksanaan salat Idulfitri secara berjamaah di lapangan pada Minggu (24/5/2020) tidak benar alias hoax.

Dalam pesan tersebut tertulis, peraturan itu diteken oleh Sekda Jateng, Heru Setiadhie atas nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Terkait berita tersebut saya tidak pernah merasa tanda tangan surat itu," tandas Herru.

Terkait pelaksanaan salat Id di rumah, Ganjar menambahkan, Majelis Ulama Indonesia di Jateng telah mengeluarkan panduan dan teks khutbah yang bisa digunakan masyarakat saat salat Id.

"Kalau kemudian ini bisa dilaksanakan di tempat masing-masing, menurut saya akan lebih bagus, maksudnya di rumah. Saya juga salat Id di rumah," tutup Ganjar.



Sumber: BeritaSatu.com