Banjir di Kantor Gubernur Jateng Langsung Surut dalam 1,5 Jam
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Banjir di Kantor Gubernur Jateng Langsung Surut dalam 1,5 Jam

Rabu, 24 Februari 2021 | 10:00 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Semarang, Beritasatu.com - Hanya membutuhkan waktu 1,5 jam agar banjir di kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Jalan Pahlawan, Semarang, bisa surut.

Kompleks kantor gubernur sempat terendam banjir pada Selasa (23/2/2021) sore. Banjir mulai menggenangi pada pukul 16.00 WIB dan merendam Gedung B. Bahkan parkir di belakang gedung B sempat terendam setinggi lutut kaki orang dewasa. Puluhan motor dan mobil yang terparkir pun terendam.

Namun pada pukul 17.30 WIB, air sudah surut.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo langsung mengecek situasi ini usai pulang dari roadshow pengecekan jalan rusak di wilayah pintura serta progres vaksinasi di Kudus. Ganjar tiba di lokasi pada pukul 20.00 WIB.

Ganjar mengaku kaget mendapat laporan kompleks kantornya terendam banjir lantaran hal ini belum pernah terjadi. Bahkan ketika Semarang dilanda hujan deras selama 2 hari pada 6-7 Februari lalu.

"Agak aneh, pada saat saya masih di Kudus, dilapori kondisi kantor banjir itu, aneh menurut saya karena di bagian parkir itu airnya nggak bisa keluar, itu impossible pasti ada yang tersumbat," ujarnya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.

Menurut Ganjar, banjir di kompleks kantor gubernur disebabkan oleh dua hal. Yakni akibat adanya tanggul dari pagar pengerjaan proyek dari DPRD Jateng dan dari saluran air di belakang kantornya yang mengalami sedimentasi.

"Maka ketahuan pembangunan gedung DPRD ini, karena ternyata antar bangunan ini sampai dengan pintu pagar di sana, di mana yang di bawah itu biasanya dipakai untuk jalur parkir termasuk seandainya air lewat itu sebenarnya sudah miring, jadi nyaris sebenarnya tidak mungkin ini banjir," kata Ganjar.

"Ternyata ada tanggul kecil di situ, ada tanggul kecil yang menutup antara gedung ini sampai pagar sana, jadi betul-betul air nggak punya kesempatan lewat," tambahnya.

Ia telah meminta pengelola proyek untuk tidak membuat tanggul di areal pagar proyek khususnya di cuaca seperti ini. Dirinya juga telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengeruk saluran air yang terjadi sedimentasi.

"Tadi saya minta untuk malam ini sampahnya dikeruk, sedimennya dikeruk. Saya khawatir nggak kelihatan itu yang masuk di sana di dalamnya tersumbat atau tidak. Kalau itu sudah bisa dibolong, terus kemudian bisa diambil sampahnya mudah mudahan lebih lancar," ucap Ganjar.

Terkait laporan banjir di kawasan Simpang Lima, Ganjar langsung menghubungi BBWS Pemali-Juana dan kepala daerah setempat untuk segera mengaktifkan seluruh pompa yang ada di Kota Semarang.

"Tadi saya juga sempat kontak Wali Kota dan BBWS agar semua pompa di-on-kan seluruh Semarang. Maka. kurang lebih 1 jam yang Simpang Lima juga sudah surut," jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ganjar Ajak Warga Rayakan Tahun Baru di Rumah

Masyarakat diminta merayakan malam tahun baru di rumah saja bersama keluarga.

PEMDA | 31 Desember 2020

Dukung Ketahanan Pangan, Walkot Semarang Dorong Urban Farming

Walkot Semarang menggerakkan masyarakat untuk memulai menanam tanaman yang dapat dikonsumsi langsung di pekarangan rumah atau lahan tidur.

PEMDA | 24 Agustus 2020

Ganjar Pranowo Ingin Masyarakat Pahami New Normal

Ganjar Pranowo turun langsung melakukan sosialiasi tatanan normal baru atau new normal kepada masyarakat.

PEMDA | 4 Juni 2020

Jelang Idulfitri, Taj Yasin Ingatkan Kewajiban Zakat Fitrah

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengajak warga yang mampu untuk tetap mengutamakan zakat fitrah menjelang Idulfitri.

PEMDA | 21 Mei 2020

PPDB Jateng, Anak Tenaga Medis Bisa Masuk Jalur Afirmasi

Anak tenaga medis Covid-19 di Jawa Tengah berhak mengikuti jalur afirmasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK tahun ajaran baru 2020/2021.

PEMDA | 21 Mei 2020

PMI Berdatangan, Ganjar Pantau Protokol Kesehatan Bandara

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memantau secara langsung pemeriksaan kesehatan terhadap 39 PMI yang tiba di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang.

PEMDA | 20 Mei 2020

57 Pekerja Migran Asal Jateng Jalani Karantina di BPSDM

Sebanyak 57 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Tengah sedang menjalankan karantina selama 14 hari di Gedung BPSDM Semarang.

PEMDA | 19 Mei 2020

Bantah Hoax, Ganjar Tegaskan Salat Id Tetap Dilaksanakan di Rumah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tegaskan masyarakat tetap melaksanakan salat Idulfitri di rumah.

PEMDA | 18 Mei 2020

Jateng Mulai Kirimkan Sembako untuk Perantau di Jabodetabek

Pada tahap pertama, sebanyak 7.000 paket sembako didistribusikan bagi warga Jateng yang berada di Jabodetabek.

PEMDA | 18 Mei 2020

Ini Cara Jateng Selamatkan UMKM Terdampak Covid-19

Pemprov Jateng telah menyusun sejumlah program jaring pengaman ekonomi untuk mendukung UMKM di tengah pandemi Covid-19.

PEMDA | 18 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS