Laporkan Harta ke KPK, Jokowi-JK Tidak Miliki Utang

Laporkan Harta ke KPK, Jokowi-JK Tidak Miliki Utang
Ilustrasi partai pendukung Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai Capres dan Cawapres pada pemilu 2014 ( Foto: Istimewa )
N-8/Firman Qusnulyakin Senin, 19 Mei 2014 | 21:38 WIB

Jakarta - Joko Widodo dan Jusuf Kalla resmi jadi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan bersama Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hanura.

Keduanya harus melaporkan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai syarat pendaftaran capres-cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Jokowi dan JK telah pernah laporkan hartanya ke KPK. Jokowi yang juga pengusaha itu tercatat pada Maret 2012, sedangkan JK setelah melepas jabatan Wakil Presiden pada November 2009.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercatat terakhir di KPK, Jokowi memiliki harta sekitar Rp 27,2 miliar dan US$ 9.876.

Harta Jokowi itu terdiri dari harta tak bergerak dan harta bergerak. Untuk harta tak bergerak, yakni berupa lahan dan bangunan yang nilai totalnya sekitar Rp 23,7 miliar. Aset milik Jokowi itu sebagian besar berlokasi di Jawa Tengah.

Selain harta dan bangunan, mantan wali kota Solo itu juga tercatat melaporkan hartanya yang berupa penghasilan dari usahanya sekitar Rp 602 juta. Perolehan aset dari usahanya ini menurun sekitar Rp 400 juta dibandingkan tahun 2010.

Tak cuma itu, dari yang dilaporkan ke KPK, Jokowi juga memiliki harta bergerak berupa kendaraan bermotor senilai Rp 499 juta. Aset itu terdiri atas 8 mobil dan 1 sepeda motor.

Kemudian, harta bergerak Jokowi lainnya adalah logam mulia, batu mulia, dan benda begerak lainnya yang nilainya sekitar Rp 361 juta. Bukan hanya itu, Jokowi tercatat memiliki surat berharga senilai Rp 501 juta, serta giro dan setara kas lainnya sekitar Rp 1,52 miliar serta 9.876 dollar AS.

Dalam laporan itu, Jokowi yang saat ini masih tercatat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu tidak memiliki utang maupun piutang.

JK Lebih Kaya dari Jokowi. JK miliki total harta sekitar Rp 314,5 miliar dan US$ 25.718. Harta JK sebagian besar dalam bentuk 12 lembar surat berharga yang nilai totalnya sekitar Rp 220 miliar. Surat berharga itu dilaporkan JK sebagai perolehan sendiri dengan tahun investasi yang berbeda-beda, mulai dari 1952 hingga 1997.

Di samping itu, JK memiliki harta tidak bergerak berupa lahan dan bangunan dengan nilai total sekitar Rp 91,9 miliar. Lahan dan bangunan yang dilaporkan JK kepada KPK sekitar 2009 itu sebagian besar berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Kemudian JK juga tercatat memiliki harta bergerak. Yakni 3 unit mobil yang nilainya sekitar Rp 225 juta, harta bergerak lainnya Rp 538 juta, serta giro dan setara kas sekitar Rp 224 juta dan 25.718 dollar AS. JK juga melaporkan aset dari hasil usahanya sekitar Rp 1 miliar.

Sama dengan Jokowi, JK pun sama tercatat tidak memiliki utang maupun piutang.