Menpan RB: Tidak Ada Toleransi bagi PNS Pengguna Narkoba

Menpan RB: Tidak Ada Toleransi bagi PNS Pengguna Narkoba
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yudi Chrisnandi, memberi keterangan kepada awak media di sela-sela kunjungannya di Kantor BNN, Selasa (4/11). ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / WBP Selasa, 4 November 2014 | 11:53 WIB

Jakarta -Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), Yuddy Chrisnandi, menegaskan tidak ada toleransi bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

"Harus ditindak tegas. Kami akan mulai dari KemPAN dan RB. Kami akan mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tim untuk mengetes kesehatan," ujar Yuddy di Kantor BNN, Selasa (4/11).

Yuddy menegaskan, seluruh jajaran PNS dilarang menggunakan narkoba. "Harus ada tindakan keras untuk mereka. Bagaimana mungkin aparatur negara yang jadi teladan masyarakat, jadi tulang punggung implementasi revolusi mental di bidang reformasi birokrasi, kalau dia sendiri pengguna narkoba. Wah kacau, nggak boleh," ujarnya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan membuat nota kesepahaman (MoU) agar BNN dapat turun langsung dan mengecek seluruh PNS di semua tingkatan. Mekanismenya akan dijelaskan secara teknis oleh Deputi Kementerian PAN dan RB.

"Apakah random atau keseluruhan PNS di KemPAN. Silakan berkomunikasi dengan deputi kami untuk dites. Ada tes urine, sel rambut atau mungkin sel darah silakan," ungkapnya usai melakukan kunjungan kerja ke Kantor BNN.

Yuddy menegaskan, langkah ini untuk memastikan seluruh PNS tidak terlibat narkoba. "Kalau ada akan ditindak secara administratif, kami minta BNN untuk merehabilitasi," kata dia.

Sumber: Suara Pembaruan