LIPI Berbagi Ilmu Pengetahuan Teknik dengan Ilmuwan Dunia

LIPI Berbagi Ilmu Pengetahuan Teknik dengan Ilmuwan Dunia
Ari Supriyanti Rikin / WBP Selasa, 6 Oktober 2015 | 01:52 WIB

Bandung- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terlibat dalam kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan ilmuwan internasional di sejumah bidang dalam "Science and Technology Festival 2015" yang digelar di Bandung, Senin (5/10).  Ajang itu dihadiri sekitar 300 peneliti dalam dan luar negeri asal Asia, Australia dan Eropa.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Laksana Tri Handoko mengatakan ajang ini merupakan konferensi internasional bidang ilmu pengetahuan teknik yang dilakukan secara paralel dengan bidang kompetensi yang beragam. Bidang-bidang konferensi tersebut meliputi fisika, elektronika, kimia, telekomunikasi, mekatronika dan teknologi tepat guna.

"Semua bidang ini penting untuk peneliti dan semua ada kolaborasi globalnya. Science tidak akan bisa dilakukan sendirian," katanya di sela-sela "Science and Technology Festival" di Bandung, Senin (5/10).

Dalam kesempatan tersebut, LIPI juga melakukan penandatangan nota kesepahaman antara Kedeputian Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI dengan European Council for Nuclear Research (CERN). Selain itu, kegiatan festival ini juga merupakan rangkaian Kongres Ilmu Pengetahuan Nasional 2015.

Terkait kerja sama Handoko menyatakan, CERN memiliki kompetensi global dan perintis teknologi dasar. Sifat penelitiannya terbuka dan tidak untuk kepentingan militer dan politik. "Kerja sama ini atau usia eksperimen ini berlangsung selama 10-50 tahun untuk meneliti fisika energi tinggi yakni partikel paling elementer," katanya.

Ketua Panitia Science and Technology Festival Nino Rinaldi mengungkapkan keluaran (output) yang diharapkan dari kegiatan ini adalah bertambahnya informasi seputar perkembangan ilmu pengetahuan teknik terkini, terciptanya kolaborasi/kerja sama riset dengan peneliti atau akademisi dari negara lain. "Ajang ini baru pertama kali ini dilakukan pada tahun ini dan rencananya digelar setiap tahun," ujarnya.

Sumber: Suara Pembaruan