Dies Natalis ke-32

Universitas Terbuka Tingkatkan Penggunaan TIK

Universitas Terbuka Tingkatkan Penggunaan TIK
Tian Belawati. ( Foto: Istimewa )
Maria Fatima Bona / AB Senin, 5 September 2016 | 15:09 WIB

Tangerang - Universitas Terbuka (UT) hari ini merayakan dies natalis ke-32. Pada acara puncak dies natalis ini, UT resmi meluncurkan UT Radio dan UT-TV untuk meningkatkan layanan bagi mahasiswa.

Rektor UT, Tian Belawati mengatakan pengembangan kedua media tersebut bertujuan untuk menyediakan layanan bagi mahasiswa yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air maupun di luar negeri. Kedua media tersebut merupakan sarana pendukung, sehingga kegiatan belajar dan pemantapan penugasan kompetensi mata kuliah yang dipelajari mahasiswa dapat didukung oleh media lain yang lebih baik.

“Ini bentuk pemanfaatan teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK). Kecanggihan harus dapat termanfaatkan untuk mendorong mahasiswa agar benar- benar optimal. Kita tidak bisa menghindari lagi, maka untuk pemanfaatannya kita genjot infrastrukturnya dengan cara menjalin kerja sama dengan PT Telkom. Jadi, tidak perlu dikhawatirkan untuk akses internet, karena tidak akan terkendala. Mahaisiswa UT dapat mengakses di mana seja dengan menggunakan identitas yang telah didaftarkan,” kata Tian pada konferensi pers Dies Natalis Ke-32 Universitas Terbuka yang bertajuk "Empat Windu Membangun Negeriku" di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Pamulang, Tangerang, Banten, Senin (5/9).

Untuk mengakses internet gratis, lanjutnya, mahasiswa hanya menggunakan username bebas biaya dari UT pada akses point Indonesia Wifi yang terdapat di seluruh Tanah Air. Mahasiswa UT dapat menikmati layanan pendidikan yang lebih baik sebagai bukti kehadirian negara. Mahasiswa juga dapat mengaksesnya melalui smartphone.

Internet
Lebih jauh dikatakan, UT Radio atau internet radio merupakan layanan siaran radio melalui internet yang menyajikan macam- macam program siaran edukasi umum dan tutorial mata kuliah. Selain itu, ada juga diseminasi informasi ke-UT-an dan hiburan yang mendidik. Siaran radio berlangsung selama 24 jam. Mahasiswa dan masyarakat umum yang tidak mengikuti siaran sesuai jadwal dapat mengakses ulang melalui fitur Podcast.

Sedangkan UT-TV merupakan metamorfosis dari internet TV atau ITV yang merupakan layanan siaran program berbasis video yang ditayangkan melalui internet mengunakan saluran Youtube. Video yang ditayangkan, meliputi program tutorial, praktik, praktikum dengan pengayaan mata kuliah, serta informasi yang berisi seputar berita UT yang dapat diakses oleh semua kalangan.

Tian menuturkan untuk mempermudah mahasiswa mengkses informasi, UT juga telah meluncurkan beberapa fasilitas lain. Salah satunya adalah Sentra Layanan Universitas Terbuka (Salut). Fasilitas layanan tersebut disediakan untuk mendekatkan dan memudahkan mahasiswa, calon mahasiswa, atau masyarakat umum memperoleh informasi ke-UT-an. Mereka dapat melakukan registrasi, perolehan bahan ajar, pembelajaran dan kegiatan lainnya.

Selain itu, ada contact UT dengan brand "Halo UT", toko buku digital UT, wifi id untuk mahasiswa UT, Microsoft office 365 untuk meningkatkan pengelaman baru belajar jarak jauh, dan layanan kuliah terbuka tanpa biaya untuk masyarakat luas, sehingga mereka dapat mengakses sumber pembelajaran terbuka Universitas Terbuka (SUAKA-UT) secara gratis.

Ke depan, Tian menegaskan akan terus meningkatkan layanan UT agar dapat melayani kebutuhan mahasiswa sebagai bagian dari menjalankan amanat pemerintah sebagai universitas negeri ke-45 yang diplot untuk melayani kebutuhan pendidikan anak bangsa.