21.400 Pelajar di Bengkulu Dapatkan Beasiswa PIP

21.400 Pelajar di Bengkulu Dapatkan Beasiswa PIP
Ilustrasi pelajar ( Foto: Istimewa )
Usmin / YUD Senin, 19 Desember 2016 | 12:13 WIB

Bengkulu - Sebanyak 21.400 pelajar SD, SMP dan SMA/SMK di Bengkulu, mendapat bantuan beasiswa tambahan melalui program Indonesia Pintar (PIP) dari Pemerintah pusat. Siswa penerima baesiswa PIP ini, tersebar di kabupaten dan kota di Bengkulu.

"Ada 21.400 siswa di Bengkulu, mendapat bantuan beasiswa dari PIP. Bantuan ini sebagian sudah disalurkan ke siswa melalui sekolah bersangkutan," kata anggota DPR-RI asal Bengkulu, Dewi Coryati, di Bengkulu, Minggu (18/12).

Ia mengatakan, surat keputusan (SK) penerimaan beasiswa PIP tersebut, sudah disalurkan pemerintah kepada para siswa calon penerima melalui sekolah bersangkutan.

"SK penyaluran beasiswa PIP sudah disalurkan ke siswa melalui sekolah penerima masing-masing. Saya berharap beasiswa ini dapat dimanfatkan sebaik-baiknya oleh sekolah penerima di Bengkulu," ujarnya.

Selain itu, anggota DPR-RI dari Gerindra ini mengimbau kepada para sekolah baik tingkat SD, SMP maupun SMA/SMK di Bengkulu, agar tidak memotong dana beasiswa tersebut.

"Mengingat bantuan beasiswa ini diberikan untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi penerima, khususnya bagi siswa dari kalangan keluarga kurang mampu selama menempuh jenjang pendidikan di tingkat SD, SMP dan SMA/SMK," ujarnya.

Dewi Coryati menambahkan, besarnya bantuan beasiswa PIP yang diterima para pelajar di Bengkulu, bervariasi sesuai jenjang pendidikan dari siswa bersangkutan. Tingkat SD sebesar Rp 500.000, tingkat SMP sebesar Rp 750.000 dan tingkat SMA/SMK sebesar Rp 1 juta/tahun kecuali bagi siswa SMP dan SMA/SMK yang duduk di kelas 1 bantuan yang diterima ada perbedaan.

"Bagi siswa SMP kelas 1 menerima beasiswa Rp 350.000 dan siswa kelas I SMA/SMK menerima dibawah Rp 1 juta. Hal ini sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan," ujarnya.

Sedangkan proses pencairan dana beasiswa ini, katanya sangat mudah cukup menyerahkan surat rekomendasi sekolah, foto kopy ijazah dan kartu keluarga siswa bersangkutan ke bank yang ditunjuk pemerintah.

Meski demikian, Dewi Coryati berharap jika siswa dan sekolah mengalami kendala dalam proses pencairan dana beasiswa di bank yang ditunjuk, silakan sampaikan ke Komsi IX DPR-RI, sehingga kendala ini dapat diatasi cepat, katanya.



Sumber: Suara Pembaruan