BMKG Kuatkan Sistem Informasi Gempa Bumi

BMKG Kuatkan Sistem Informasi Gempa Bumi
Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Jumat, 4 Januari 2019 | 23:07 WIB

Jakarta- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofsika (BMKG) telah melakukan koordinasi dalam rangka penguatan dan pengembangan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami (Indonesia Tsunami Early Warning System/Ina-TEWS).

Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhammad Sadly, Jumat (4/1).

Sadly mengatakan, guna mengurangi risiko dampak gempa bumi, BMKG bersama kementerian/lembaga (K/L) terkait di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mengajukan beberapa usulan dengan anggaran Rp 7 triliun. Usulan itu antara lain untuk mengedukasi masyarakat terkait pengurangan risiko dampak gempa bumi.

Namun, lanjut dia, besarannya belum pasti, karena masih banyak K/L yang belum mengajukan anggaran kegiatan edukasi publik terkait kebencanaan.

“Kami menyambut sangat baik usulan anggota Komisi V DPR yang menyarankan agar pemerintah mengalokasi APBN sebesar Rp 20 triliun untuk BMKG, seperti yang diutarakan Rendy Lamadjido, anggota Komisi V DPR,” imbuh Sadly dalam keterangan tertulis.

Sadly bersyukur apabila nantinya anggaran tersebut dapat mendukung BMKG, terutama dalam penguatan dan pengembangan InaTEWS, mulai dari komponen hulu sampai ke komponen hilir untuk keselamatan masyarakat.



Sumber: Suara Pembaruan