Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UI: Mahasiswa Ikut Mengevaluasi

Dosen PTN Mengajar di Kampus Lain, UI: Mahasiswa Ikut Mengevaluasi
Ilustrasi dosen. ( Foto: TheGuardian / TheGuardian )
Maria Fatima Bona / IDS Jumat, 6 September 2019 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kedisiplinan sangat penting dalam dunia akademik, baik itu terhadap mahasiswa maupun dosen. Namun sayangnya, kadang sanksi hanya berlaku kepada mahasiswa, tidak ke dosen. Inilah yang ditengarai kerap terjadi di beberapa perguruan tinggi negeri (PTN). Beberapa dosen disebut-sebut kerap absen karena terlalu sibuk mengajar di kampus-kampus swasta dan mengabaikan tugas utamanya di PTN.

Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis mengatakan, UI memiliki ketentuan-ketentuan yang diberlakukan kepada semua dosen. Para dosen harus memenuhi ketentuan berbasis beban kerja.

Anis menyebut, seorang dosen dalam satu semester wajib menjalankan beban kerja sebanyak 12 SKS. Lalu, untuk kepatuhan dosen dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, UI setiap semester mengharuskan mahasiswa mengisi Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EDOM) sebagai instrumen untuk menilai kinerja dosen dalam proses pembelajaran di akhir semester.

“Jadi kalau ada dosen yang kinerja mengajarnya tidak baik, pasti nilai EDOM-nya rendah,” kata Anis kepada SP, Jumat (6/9).

Anis menambahkan, nilai EDOM yang diperoleh itu menjadi bagian dari evalusi kinerja dosen secara keseluruhan. Sejauh ini, belum ada dosen yang mendapatkan nilai EDOM rendah. Meski begitu, Anis menuturkan, perguruan tinggi tetap berhak melakukan monitoring dan evaluasi (monev) melalui mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Selain itu, sebagai aparatur sipil negara (ASN), dosen juga diatur lewat Undang-Undang.



Sumber: Suara Pembaruan