KNP2K Dorong Kualitas Penelitian Bidang Komunikasi

KNP2K Dorong Kualitas Penelitian Bidang Komunikasi
Konferensi Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bidang Komunikasi (KNP2K) di kampus LSPR Transpark Juanda Bekasi, Jumat (6/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 6 September 2019 | 20:19 WIB

 Jakarta, Beritasatu.com - London School of Public Relations (LSPR) Jakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kembali menyelenggarakan Konferensi Nasional Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bidang Komunikasi (KNP2K), dengan mengusung tema 'Tantangan dan Terobosan Komunikasi Menyongsong Society 5.0' di kampus LSPR Transpark Juanda Bekasi, Kamis (5/9/2019).

Kesuksesan KNP2K sebelumnya, memberikan dorongan sekaligus tanggung jawab bagi LSPR sebagai lembaga pendidikan di bidang komunikasi dalam memelihara semangat keilmuan yang dikembangkan dalam bentuk berbagai penelitian ilmiah. Terinspirasi melalui pesatnya perkembangan teknologi komunikasi yang memunculkan berbagai fenomena baru dalam kajian ilmiah komunikasi.

Ketua Panitia KNP2K 2019, Rendro Dhani PhD, mengatakan, konferensi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang komunikasi, yang diselenggarakan melalui berbagai kegiatan seperti, call for abstract, seminar, presentasi dan diskusi melalui parallel session.

"KNP2K merupakan suatu ajakan bagi para peneliti di bidang komunikasi untuk mempersiapkan diri menyambut era society 5.0. Konferensi ini adalah ajang bagi para peneliti untuk bisa connect to each other, sekaligus memperluas dan mengembangkan insght dari berbagai disiplin ilmu komunikasi,” ujar Rendro Dhani dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Jumat (6/9/2019).

Rendra mengatakan, KNP2K mendapat sambutan hangat kalangan akademisi dan praktisi komunikasi yang turut terlibat sebagai peserta konferensi. Antusiasme peserta juga terlihat dari pengiriman abstrak yang sudah terkumpul sejak bulan lalu.

"Peserta konferensi nasional yang telah melakukan penelitian dan menuliskan karyanya dalam bentuk artikel jurnal, berkesempatan untuk melakukan presentasi dan diskusi yang dilakukan secara paralel. Puluhan artikel terbaik, berkesempatan untuk dimuat dalam jurnal terakreditasi nasional Dikti dan jurnal nasional ber-ISSN,” tandas Rendra.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III, Dr Ir Illah Sailah MS, memberikan apesiasi positif terhadap tema tema society 5.0 yang diangkat oleh KNP2K 2019.

"Kemajuan teknologi tentunya harus dapat digunakan dan bermanfaat untuk memanusiakan manusia,” kata Illah.

Sementara itu, Lead Google for Education - Indonesia, Ganis Samoedra M, menyatakan, kemajuan teknologi tidak dapat dihindari. Namun, yang tetap membuat teknologi akan terus berkembang adalah jika teknologi tersebut dapat membangun masyarakat menjadi lebih baik. "Hal itulah yang diwujudkan dalam society 5.0,” kata Ganis.

Wakil Ketua KNP2K 2019, Yuliana R Prasetyawati MM, menambahkan, masih ada ketakutan dari masyarakat mengenai kehadiran revolusi industri 4.0 yang berpotensi mendehumanisasi manusia.

"Konsep society 5.0 yang menjadi tema KNP2K 2019 diharapkan dapat menjadi jawaban agar pemanfaatan teknologi dapat menjadi media untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Yuliana.



Sumber: BeritaSatu.com