Biaya Setahun Kuliah di Australia Setara 11 Tahun di Taiwan

Biaya Setahun Kuliah di Australia Setara 11 Tahun di Taiwan
Prof Chen (kiri) dan Wakil Rektor Undip Budi Setiyono P.hD saat pembukaan pameran. ( Foto: Beritasatu Photo / Stefi Thenu )
Stefi Thenu / WBP Kamis, 7 November 2019 | 15:36 WIB

Semarang, Beritasatu.com – Tingginya animo masyarakat di Tanah Air menyekolahkan anaknya di luar negeri, menarik minat perguruan tinggi asing untuk memperkenalkan kampusnya. Sebanyak 14 perguruan tinggi dari Taiwan menggelar pameran pendidikan bertajuk Taiwan Education Fair 2019 di Gedung ICT Kampus Undip Tembalang, Selasa (5/11/2019).

Panitia acara, Yinghuei Chen dari Asia University Taiwan, kepada Beritasatu.com menjelaskan, Taiwan Education Fair merupakan pameran yang digelar dua kali dalam setahun. Selain di Semarang, pameran juga digelar di Surabaya.

"Tujuan pameran tersebut untuk memberikan edukasi kepada pelajar di Kota Semarang dan kota-kota lain di Jawa Tengah tentang bagaimana kondisi pendidikan yang ada di Taiwan termasuk soal budaya dan biaya hidup sehari-hari," ujar Yinghuei Chen yang menjabat dekan di dua fakultas, yakni Faculty of Humanities dan Faculty of International Exchange.

Pendidikan Vokasi Indonesia Bisa Belajar dari Taiwan

Menurut Yinghuei Chen, biaya kuliah dan hidup di Taiwan jauh lebih murah dan terjangkau, dibandingkan dengan Australia. “Biaya 1 tahun hidup dan kuliah di Australia, kalau di Taiwan bisa untuk 11 tahun,” papar Yinghuei Chen berpromosi.

Chen menuturkan, berdasarkan data Indonesia-Taiwan Education Center, jumlah mahasiswa Indonesia menduduki peringkat empat atau mencapai 12.000 mahasiswa, untuk jenjang S1 maupun S2. "Dari jumlah itu, ada sekitar 100 pelajar dari Kota Semarang,” ujar Yinghuei Chen.

180 Peserta Ramaikan Taiwan Expo 2019

Selain itu, menurut Chen, banyak lembaga pendidikan di Taiwan yang juga menawarkan beragam beasiswa untuk mahasiswa asing. "Untuk bahasa, tak perlu jadi kendala, karena hampir sebagian besar perguruan tinggi disana banyak menggunakan bahasa Inggris," ujar Yinghuei Chen.

Rektor Undip Yos Johan Utama yang diwakili Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Budi Setiyono menyambut baik pameran tersebut. Apalagi, perguruan tinggi di Taiwan membuka kesempatan yang luas dan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan baik jenjang S1, S2 dan S3.

Undip sendiri telah menjalin kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Taiwan sejak 2017. Setiap tahun, puluhan mahasiswa dan dosen Undip melakukan pertukaran untuk belajar di sejumlah kampus di Taiwan.



Sumber: Suara Pembaruan