Ini Daftar Kampus Terhijau Dunia, UI Teratas Level Nasional

Ini Daftar Kampus Terhijau Dunia, UI Teratas Level Nasional
Para pemenang UI GreenMetric untuk kampus di Indonesia usai pengumuman di Gedung Balai Sidang Universitas Indonesia, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (3/12/2019) ( Foto: Beritasatu Photo / Bhakti Hariani )
Bhakti Hariani / WBP Selasa, 3 Desember 2019 | 17:53 WIB

Depok, Beritasatu.com - Wageningen University & Research di Belanda menjadi Kampus Hijau Terbaik di dunia berdasarkan UI GreenMetric World University Rankings 2019. Sedangkan peringkat kedua dan ketiga diraih University of Oxford di Inggris dan University of California Davis di Amerika Serikat. Sedangkan pada tingkat nasional, Universitas Indonesia (UI) kembali meraih predikat Kampus Hijau Terbaik, diikuti Institut Pertanian Bogor dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Pengumuman digelar di Gedung Balai Sidang, Kampus UI Depok, Jawa Barat, Selasa (3/12/2019) dan dihadiri Rektor UI Muhammad Anis, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional Muhammad Dimyati, Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Laksmi Wijayanti, serta Ketua UI GreenMetric Riri Fitri Sari. Pengumuman pemeringkatan juga disiarkan secara langsung secara streaming yang disaksikan perguruan tinggi di luar Indonesia.

UPH Raih Peringkat 23 UI GreenMetric 2018

Ketua UI Greenmetric Riri Fitri Sari menuturkan, Wageningen University & Research berhasil mempertahankan gelar juara. Kampus asal Belanda ini masih menjadi perguruan tinggi hijau terbaik nomor satu dunia sejak 2017. "Universitas ini memiliki
keunggulan hampir pada seluruh kriteria di UI GreenMetric bahkan memperoleh nilai maksimal pada empat kriteria yaitu pengelolaan enegi dan perubahan iklim (EC), pengelolaan limbah (WS), pengelolaan air (WR), dan pendidikan (ED)," kata Riri Fitri Sari.

Sementara University of Oxford menunjukkan keunggulannya pada pengelolaan enegi dan perubahan iklim (EC) karena memiliki tiga sumber energi terbarukan, yaitu solar cell, geothermal, combine heat and power dan pengelolaan smart-eco building yang sudah mencapai 75 persen. Sementara universitas di Inggris juga memiliki keunggulan pada pengelolaan limbah (WS) dan pengelolaan air (WR). Selanjutnya, papar Riri, University of California Davis yang meraih peringkat ketiga memiliki jurusan environmental science yang bereputasi tinggi serta berkomitmen kuat menjaga lingkungan kampusnya tetap asri.

"Tahun ini peserta UI GreenMetric mencapai 780 universitas dari 85 negara di dunia. Jumlah ini bertambah dari 719 perguruan tinggi dari 81 negara di tahun 2018. Beberapa negara yang baru bergabung di tahun 2019 yaitu Bosnia dan Herzegovina, Estonia, Guatemala, Mauritius dan Uzbekistan," tutur Riri usai acara pengumuman UI Greenmetric.

Kementerian PUPR Kembangkan Kampus Percontohan Greenship Neighborhood

Di Indonesia, terdapat 72 perguruan tinggi yang telah berpartisipasi dalam UI GreenMetric. Pemeringkatan UI GreenMetric of World Universities dilandasi oleh tiga filosofi dasar, yakni environment, economic, dan equity (3’Es) dengan bobot indikator penilaian yang terdiri atas keadaan dan infrastruktur kampus (15 persen), energi dan perubahan iklim (21 persen), pengelolaan sampah (18 persen), penggunaan air (10 persen), transportasi (18 persen), dan pendidikan (18 persen).

Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset Inovasi Nasional Muhammad Dimyati mengungkapkan, UI Greenmetric telah menjadi kegiatan kompetisi yang diibaratkan genderang sehingga negara lain ikut menari dan berkompetisi secara sehat. "Ini mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan berbagai inovasi yang dihadirkan. Pemerintah saat ini sangat peduli kepada hasil riset berupa inovasi. Semoga selalu mampu mewarnai perkembangan kedepannya dan semakin mendunia," ujar Muhammad Dimyati.

Sementara Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Laksmi Wijayanti menilai kompetisi UI Greenmetric sangat baik dan membuktikan Indonesia mampu berkontribusi untuk kegiatan dan inovasi peduli lingkungan. "Ini jadi pesan moral juga kepada dunia bahwa Indonesia peduli kepada pengendalian iklim. UI GreenMetric bisa menjadi contoh yang baik bagi seluruh negara di dunia," papar Laksmi Wijayanti.



Sumber: Suara Pembaruan