Perbaikan SDM Kunci Utama Hadapi Era Industri 4.0

Perbaikan SDM Kunci Utama Hadapi Era Industri 4.0
Peluncuran logo baru dan tagar resmi #kampusberintegritas Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM di Jakarta, Senin (9/11/2019). (Foto: Beritasatu.com / Feriawan Hidayat)
Feriawan Hidayat / FER Senin, 9 Desember 2019 | 13:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam perkembangan dunia yang sangat cepat di era industri 4.0, lndonesia menghadapi begitu banyak tantangan. Perbaikan sumber daya manusa (SDM) dipercaya sebagai salah satu kunci utama untuk menghadapinya.

Aplikasi LegalGo Siapkan Fitur Baru

Ketua Yayasan Lembaga Pengembangan Ilmu Hukum dan Manajemen (YLPIHM) IBLAM, Rahmat D Putranto, mengatakan, pesatnya perkembangan teknologi dan revolusi industri 4.0 mewajibkan seluruh kalangan untuk senantiasa mengikuti arus perkembangan teknologi dan mengupayakan inovasi.

"Bagi yang tak siap menghadapi tantangan revolusi Industri 4.0, dipastikan akan tergusur,” ujar Rahmat kepada Beritasatu.com, di sela acara peluncuran logo baru Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM di Jakarta, Senin (9/11/2019).

Founder sekaligus CEO aplikasi LegalGo ini mengatakan, pendidikan merupakan sarana untuk menciptakan SDM yang mumpuni mulai dari bangku sekolah dasar hingga kuliah. Pasalnya, pembangunan pendidikan menjadi tolak ukur kemajuan suatu negara.

"Sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan SDM unggul sebagai amanat konstitusi untuk mencerdaskan bangsa, STIH IBLAM ingin menegaskan komitmen dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di bidang hukum, yang kami luncurkan bertepatan dengan hari anti korupsi sedunia,” ujar Rahmat.

Wapres Optimistis Pemberantasan Korupsi Semakin Membaik

Rahmat menambahkan, pihaknya meyakini integritas merupakan kunci utama perbaikan SDM di bidang hukum. Oleh karena itu, STIH IBLAM secara resmi menjadikan #kampusberintegritas sebagai hastag atau tagar resmi institusinya.

"Integritas juga menjadi visi utama dari empat pilar perjuangan STIH IBLAM yang terdiri dari Integritas, Religius, Nasionalis dan Berdaya saing Global. Kami sadar perjuangan tersebut harus semakin dikokohkan bersama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan,” pungkas Rahmat.



Sumber: BeritaSatu.com