FBE Atma Jogja Tingkatkan Kerja Sama dengan Universitas Terkemuka di Malaysia

FBE Atma Jogja Tingkatkan Kerja Sama dengan Universitas Terkemuka di Malaysia
Rombongaan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY/Atma Jogja) melakukan kunjungan kerja ke Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) di Melaka, Malaysia, Senin, 13 Januari 2020. ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / RSAT Rabu, 15 Januari 2020 | 18:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonimika (FBE) Atma Jogja Budi Suprapto mengatakan akan terus meningkatkan kerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) di Melaka, dan Universiti Malaya Malaysia.

“Ke depan kerja sama kedua institusi akan terus dikembangkan dalam hal riset bersama, konferensi internasional, pengelolaan jurnal, dan dual degree menjadi lebih baik lagi dan berkualitas,” ujar Budi Suprapto yang memimpin kunjungan kerja ke Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) di Melaka, Senin (13/01/20) dan Universiti Malaya, Selasa (14/01/20) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kunjungan itu Budi Suprapto didampingi Endang Raino Wirjono (Wadek 2), Y. Sri Susilo (Kaprodi Ekonomi Pembangunan), MG Fitria Harjanti (Sekretaris Prodi Akuntansi), Daniel Yudistya Wardhana (Sekretaris Prodi Manajemen), dan Nadia Nila Sari (Koordinator Kelas Internasional).

Dikatakan kerja sama dengan UTeM, khususnya Fakulti Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan (FPTT), sudah berjalan sejak tahun 2014.

“Bentuk kerja sama yang sudah berjalan selama ini dengan FBE UAJY adalah pertukaran mahasiswa program sarjana, dan pertukaran dosen”, ungkap Budi Suprapto dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Rabu (15/1/2020).

Dekan FPTT UteM Juhaini binti Jabar menyambut baik kunjungan FBE Atma Jogya untuk memperluas dan meningkatkan kerja sama yang telah berjalan. Dia juga berharap ke depan dosen FBE UAJY dapat mengambil program doktor di UTeM.

Prinsipnya FPTT UTeM siap menerima pengembangan kerja sama dengan FBE Atma Jogja. “Kerja sama yang sudah berjalan diharapkan dapat dievaluasi bersama dengan harapan ke depan dapat berjalan lebih baik”, ungkap Juhaini binti Jabar.

Sementara itu dalam kunjungan ke Universiti Malaya (UM), salah satu universitas tertua di Malaysia dan terkemukan di Asia delegasi FBE Atma Jogja diterima oleh Patricia Nora Riget (Kantor Kerja Sama Internasional), Mohd Zulkhairi bin Mustapha (Wakil Dekan Fakulti Bisnis dan Akuntansi), serta 2 staf Kantor Kerja Sama Internasional UM.

Menurut Budi, berbeda dengan kunjungan di UTeM, kunjungan di UM baru tahap awal penjajagan terkait kerja sama apa saja yang dapat dijalin antara FBE Atma Jogya dengan UM (Fakulti Bisnis dan Akuntansi).

“Pada tahap awal ini FBE Atma Jogja berharap dapat melakukan pertukaran mahasiswa untuk dapat menempuh studi setidaknya satu semester di UM,” ujar Budi Suprapto.

Kemungkinan kerja sama lain yang disampaikan kepada UM adalah riset bersama, konferensi internasional, dan pengiriman dosen untuk mengambil program doktor.

Pihak UM yang diwakili oleh Patricia Nora Riket, menyambut baik atas kemungkinan kerja sama yang diusulkan oleh FBE Atma Jogya.

“Agar kerja sama ini dapat direalisir perlu dilakukan komunikasi lebih lanjut terkait dengan hal teknis dan administratif,” ujar Patriacia Nora Riget.

Lebih lanjut Budi mengatakan setelah dari Malaysia, rombongan FBE Atma Jogja akan mengunjungi dua universitas di Taiwan pada 16 dan 17 Januari 2020.

Pemilihan universitas di Malaysia dan Taiwan dalam kunjungan tersebut karena pertimbangan kualitas, dan permintaan mahasiswa kelas internasional untuk studi di sana.



Sumber: Suara Pembaruan