Larang Siswa Nonton Cap Go Meh, Tenaga Pendidik Diberi Sanksi

Larang Siswa Nonton Cap Go Meh, Tenaga Pendidik Diberi Sanksi
Komisioner KPAI Retno Listyarti ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Maria Fatima Bona / EAS Jumat, 14 Februari 2020 | 20:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan, Retno Listyarti menyampaikan tindakan guru dan Kepala Sekolah SD 34 Sagatani Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), tidak sesuai aturan pendidikan atau ilegal. Denda Rp 30.000 yang diberikan kepada sejumlah siswa yang menonton perayaan barongsai Cap Go Meh adalah tindakan diskriminasi.

Retno menyebutkan, KPAI mendorong kepala dinas pendidikan (Kadisdik) setempat untuk memeriksa para guru sesuai dengan ketentuan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Atas tindakan tersebut tenaga pendidik seharusnya bisa ditindak tegas dan diberi sanksi.

"Mirisnya ini terjadi di sekolah negeri dan level dasar pula. Tindakan sanksi ini kemungkinan besar tidak ada dalam aturan sekolah tersebut. Jadi keputusan yang diambil oleh guru dan kepala sekolah jelas ilegal. Artinya keputusan tidak berdasarkan aturan, hanya berdasarkan perasaan si guru pemberi sanksi,” kata Retno kepada Beritasatu.com, Jumat (14/2/2020).

Retno menegaskan, sekolah negeri seharusnya berada di garda terdepan untuk keberagaman dan menguatkan nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu KPAI akan bersurat ke dinas pendidikan dan pemerintah kota (pemkot) Singkawang, Kalbar.

"Kami meminta klarifikasi sekolah dan disdik sekaligus mendorong berita acara pemeriksaan (BAP) kepada oknum pendidikan tersebut. Selain itu KPAI akan memastikan setiap pihak tidak mendapat tekanan psikologis dari lingkungan sekolahnya,” ujar Retno.

KPAI juga meminta untuk semua pihak tidak menyebarkan lagi video tersebut untuk melindungi anak-anak.

"Cukup deskripsikan video, jangan diunggah karena bisa berdampak buruk. Setop jangan disebar,” ujarnya.

Sebelumnya, dunia maya sempat heboh dengan video siswa sekolah dasar SD 43 Sagatani Singkawang Selatan, Kalbar, dikenakan denda Rp 30.000 kala menonton barongsai perayaan Cap Go Meh.



Sumber: BeritaSatu.com