Kemdikbud Diminta Segera Finalisasi Tahun Ajaran Baru

Kemdikbud Diminta Segera Finalisasi Tahun Ajaran Baru
Ilustrasi siswa sekolah dasar tahun ajaran baru. ( Foto: Antara / Feny Selly )
Markus Junianto Sihaloho / FER Jumat, 22 Mei 2020 | 18:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira, meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) segera menyusun skenario pembukaan tahun ajaran baru sekolah.

Baca Juga: Sekolah Swasta Dilarang Kutip Biaya PPDB

Menurut Andreas, hingga saat ini Kemdikbud belum menyelesaikan pembuatan skenario tersebut. Dalam rapat kerja (Raker) Komisi X dengan Kemdikbud, masalah tahun ajaran baru ini dipertanyakan olehnya.

"Secara tegas Mendikbud pun meberikan jawaban bahwa Kemdikbud juga sedang membicarakan, mendiskusikan dengan para ahli dan konsultasi dengan Gugus Tugas Nasional Covid 19, namun sampai saat ini belum diputuskan, masih menunggu perkembangan dalam beberapa waktu ke depan," kata Andreas, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Andreas menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan banyak agenda besar nasional terpaksa ditunda, digeser atau dijadwalkan ulang. Salah satunya, agenda tahun ajaran sekolah. Sampai saat ini, pemerintah belum secara resmi mengumumkan akhir dari situasi wabah dan kembali ke kehidupan normal. Tapi karena waktu terus berjalan, mau tak mau tahun ajaran baru makin mendekat maka pendidikan anak di Indonesia tak boleh berhenti.

Baca Juga: Pemda Diminta Segera Tetapkan Juknis PPDB

"Maka Kemdikbud sebagai penanggung jawab utama pendidikan nasional perlu menyiapkan skenario-skenario agenda tahun ajaran baru," ujar Andreas.

Andreas mengusulkan, Kemdikbud membuat perencanaan tahun ajaran baru berdasarkan waktu situasi pandemi Covid-19 itu sendiri. Misalnya, skenario optimistis adalah apabila wabah menurun di bulan Mei dan berakhir Juni, maka tahun ajaran baru bisa dimulai pada Juli 2020.

Atau skenario pesimistis, dimana wabah diperkirakan menurun sekitar September-Oktober 2020, dan berakhir Desember, sehingga tahun ajaran baru dimulai Januari 2021.

Baca Juga: Pemda yang Tentukan Kapan Sekolah Dibuka

"Tidak masalah juga kalau skenario pesimistis. Kita bisa kembali ke tahun sebelum 1979 dimana tahun ajaran baru dimulai setiap Januari," kata Andreas.

Selanjutnya, Andreas menilai, tahun ajaran baru dalam situasi pandemi corona memang tidak hanya menyangkut variabel pendidikan. Tetapi terutama juga harus memperhatikan variabel kesehatan.

"Sehingga keputusan Kemdikbud harus mendengar dan mempertimbangkan masukan dari Gugus Tugas Nasional Covid-19," pungkas Andreas.



Sumber: BeritaSatu.com