Rakyat Jangan Tergantung Pemimpin

Rakyat Jangan Tergantung Pemimpin
Warga yang mendukung Jokowi dicalonkan menjadi presiden pada Pemilu 2014. (Foto: Istimewa.)
Carlos KY Paath Selasa, 21 Mei 2013 | 15:57 WIB

Jakarta - Masyarakat tidak boleh sepenuhnya bergantung kepada pemimpin. Penguatan masyarakat jauh lebih penting.

Hal itu disampaikan, Dosen Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, Fransisco Budi Hardiman dalam diskusi "Rembug-Gagasan: Merancang Arah Baru Demokrasi Kita", di Jakarta, Selasa (21/5).

"Jangan bergantung pemimpin. Pemimpin itu kurang penting, suara masyarakatlah yang penting, misalnya seperti penguatan masyarakat warga, organisasi diri," kata Fransisco.

Fransisco berharap ekspektasi publik jangan begitu besar terhadap kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Apalagi ketika Jokowi saat ini diwacanakan menjadi calon presiden (capres) 2014. "Soal kepemimpinan Jokowi, saya setuju Jokowi bertindak kongkret dan beri harapan sebagai pemimpin. Tapi jangan bergantung kepada Jokowi. Indonesia tidak akan berkembang jika kita selalu menunggu pemimpin yang ideal seperti Jokowi," ujar Fransisco.

Sumber: Suara Pembaruan