Jokowi Nilai Anggaran untuk Subsidi BBM Masih Terlalu Tinggi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Jokowi Nilai Anggaran untuk Subsidi BBM Masih Terlalu Tinggi

Jumat, 15 Agustus 2014 | 18:32 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / ED

Jakarta - Sesudah mendengarkan pemaparan pemerintah melalui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2015, presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menilai porsi anggaran untuk BBM bersubsidi masih terlalu tinggi dan harus dipotong secara gradual atau bertahap.

"Nanti (di pemerintahan mendatang) tentu saja dibicarakan dengan fraksi-fraksi. Tapi (hal) itu setelah proses gugatan di MK (selesai, baru kita mengurusnya. Sebetulnya, kalau dulu habis KPU langsung rampung (pilpres), kita bisa masuk membahasnya. Tapi karena (masih) di MK, kita belum bisa masuk (membahasnya)," kata Jokowi di Jakarta, Jumat (15/8).

Jokowi berpandangan seandainya beban subsidi BBM bisa diturunkan, maka hal itu sangat baik bagi kelancaran serta kecepatan proses pembangunan di Indonesia.

Menurutnya, apabila beban anggaran negara tak berat, maka pemerintahan baru bisa langsung bekerja cepat untuk melaksanakan program prioritas. "Misalnya bidang kesehatan, pendidikan, dan hal yang berkaitan dengan petani dan nelayan. Itu kira-kira," katanya.

Jokowi meyakini dirinya memiliki terobosan fiskal di APBN yang akan menjadi kunci pelaksanaan program prioritas pemerintahan yang baru, yang bertumpu pada usaha peningkatan pemasukan negara.

"Tentu saja kita harus secepatnya bisa menaikkan income, sehingga ruang fiskal menjadi semakin lebar. Kemudian, efisiensi di setiap kementerian. Itu juga ada peluang ," imbuhnya.

Sebagai contoh, lanjut Jokowi, penggunaan BBM di PT. PLN diubah ke gas atau batubara. Jika terealisasi, hal tersebut dapat menciptakan efisiensi sampai Rp 60-70 triliun.

"Yang namanya gas itu kita melimpah dan lebih efisien. Bisa separuh lebih efisien (dibanding yang sekarang). Oleh sebab itu, memang harus segera dilakukan penggunaan gas untuk industri dan PLN," tandas Jokowi.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Akan Bicara soal Menteri Lepas Jabatan Parpol dengan Partai Pengusung

Ide Menteri harus lepas jabatan parpol menimbulkan polemik.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Harjono Bicara tentang DPKTb dan Buka Kotak Suara di MK

Pembukaan kotak (suara) adalah otoritas KPU sebagai lembaga mandiri.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Anggaran Kemhan Capai Rp 95 Triliun

Kepolisian RI mendapat anggaran sebesar Rp 47,2 triliun.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Pernyataan Saksi Ahli Prabowo-Hatta Meragukan

Fachrurrozi juga tidak bisa menjelaskan prosedur penyelenggaraan pemilu oleh KPU.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Saksi Ahli Prabowo Pertanyakan Keamanan Form C1 Pilpres

Alasan KPU menggunakan hollogram pada C1 dan C1 Plano, pertimbangannya akan meminimalisir pemalsuan.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Pendemo Pendukung Prabowo Kerubungi Kemag

Ratusan demonstran layaknya militer ini datang ke Gedung Kemag menggunakan tiga unit mobil berwarna hitam dan loreng.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Pramono Anung Gantikan Marzuki Alie Pimpin Rapat Paripurna

Kita doakan agar Pak Marzuki kesehatannya cepat pulih.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Ditanya soal Peluang MS Hidayat, Agung Laksono Percaya “Garis Tangan”

Ya peluang setiap kader sama. Hanya soal garis tangan saja.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Muhaimin: Pembahasan Menteri September

Muhaimin menilai menteri tak harus dipandang dengan dikotomi menteri profesional dan menteri dari partai politik.

NASIONAL | 15 Agustus 2014

Agung Laksono: Saya Hormati Ketua Umum

Meski demikian, hal itu tidak mengurungkan niatnya maju sebagai calon ketua umum Golkar dengan mempercepat musyawarah nasional (munas).

NASIONAL | 15 Agustus 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS