Ini Jumlah Uang Bantuan untuk Parpol dari Kemdagri

Ini Jumlah Uang Bantuan untuk Parpol dari Kemdagri
Sejumlah sepeda motor melintas didekat bendera Partai Politik (Parpol) yang terpasang pada sisi jalan raya. ( Foto: Antara/Mohamad Hamzah )
Carlos KY Paath / MUT Rabu, 11 Maret 2015 | 14:29 WIB

Jakarta - Wacana penambahan bantuan dana untuk partai politik (parpol) bukan sebuah hal baru. Pasca-pemilu 2014, terjadi penambahan. Dana untuk parpol didapat dari subsidi setiap surat suara sah parpol. Namun, penambahan tersebut dianggap kurang signifikan.

“Pemilu 2009 di bawah Rp 100/suara, ini kita naikkan menjadi Rp 108,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (11/3).

Bantuan tersebut masih dinilai sangat kecil bagi parpol. Karena itulah, Tjahjo yang juga mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mewacanakan peningkatan total bantuan dana parpol.

“Misalnya totalnya nanti Rp1 triliun. Dana itu dibagi habis bagi parpol yang mendapat suara terbanyak. Kalau parpol masih melakukan kecurangan, tidak mampu pertanggung jawabkan keuangan dengan baik, maka bisa dibatalkan, bisa dianulir atau bisa dikurangi,” jelasnya.

Dia optimistis pembiayaan parpol melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dapat menekan angka korupsi seperti yang kerap dilakukan politikus. Di Australia, lanjutnya, negara memberikan dana kepada 7 hingga 12 partai sesuai dengan perolehan suara setiap partai. Dia mengakui untuk kondisi saat ini masih belum memungkinkan melakukan penambahan dana bantuan parpol.

“Kalau anggaran pemerintah memadai dan sudah maksimal untuk program pengentasan masyarakat miskin dan pembangunan infrastruktur serta revolusi mental berjalan baik, saya kira pembiayaan partai politik dari pemerintah atau negara perlu jadi pertimbangan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kementerian Dalam Negeri, Indra Baskoro mengatakan, Peraturan Pemerintah Nomor 5/2009 tentang Bantuan Keuangan harus direvisi apabila besaran dana parpol akan diubah.

Menurutnya, anggaran untuk parpol memang terbilang kecil. “Apalagi untuk pendidikan politik. Kalau full kan nanti bisa benar-benar merasakan pendidikan politik, jadi paham soal pembangunan daerah. Selama ini banyak yang tidak paham. Akhirnya otak atik banggar (badan anggaran),” kata Indra.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kesbangpol, sebanyak Rp13,17 miliar dana APBN telah diberikan untuk 10 parpol yang lolos ke DPR. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang meraih 16 kursi di DPR berada pada peringkat 10. Hanura hanya mendapatkan Rp710,58 juta. Jumlah tersebut didapat berdasarkan perolehan suara sah Hanura dikalikan dengan Rp108. [Carlos KY Paath]

Berikut daftar bantuan dana untuk 10 parpol berdasarkan data yang diperoleh dari Ditjen Kesbangpol Kemdagri:

1. PDIP - 23.681.471 suara sah - Rp 2.557.598.868

2. Partai Golkar - 18.432.312 suara sah - Rp 1.990.689.696

3. Partai Gerindra - 14.760.371 suara sah - Rp 1.594.120.068

4. Partai Demokrat – 12.728.913 suara sah - Rp 1.374.722.604

5. PKB - 11.298.957 suara sah - Rp1.220.287.356

6. PAN - 9.481.621 suara sah - Rp1.024.015.068

7. PKS - 8.480.204 suara sah - Rp915.862.032

8. Partai Nasdem - 8.402.812 suara sah – Rp907.503.696

9. PPP - 8.157.488 suara sah – Rp881.008.704

10. Hanura - 6.579.498 suara sah - Rp710.585.784

Total bantuan Rp13.176.393.876

Sumber: Suara Pembaruan