Mendagri Sebut Revisi RUU Pilkada Masuki Tahap Akhir

Mendagri Sebut Revisi RUU Pilkada Masuki Tahap Akhir
Ilustrasi Pilkada ( Foto: Beritasatu.com )
Novy Lumanauw / FER Senin, 30 Mei 2016 | 16:22 WIB

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan, pembahasan revisi Rancangan Undang Undang (RUU) Pilkada telah memasuki tahapan akhir.

Mendagri mengatakan, dalam pembahasan yang dilakukan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan yang mewakili pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)‎ telah menyelesaikan sejumlah isu dan perdebatan yang terjadi selama ini.

"Bapak Menko Polhukam, saya (Mendagri), dan Menkumham telah melaporkan kepada Presiden mengenai perkembangan revisi UU Pilkada, khususnya persiapan Pemilu sernetak tahun kedua, yang akan dilaksanakan pada bulan Februari tahun depan," kata Tjahjo, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (30/5).

Menyoal masalah krusial yang selama ini menjadi penghambat dalam pembahasan RUU Pilkada, kata dia, sudah diputuskan pemerintah dan DPR. ‎"Hari ini, Tim Perumus dan Tim Sinkronisasi tinggal merumuskan serta menyingkronkan hal- hal yang sudah disepakati tetapi perlu rumusan baku," katanya.

Tjahjo mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi, hal-hal yang berkaitan dengan revisi harus beranjak dari UU Nomor 1 Tahun 2015 yang sudah baik pelaksanaannya dalam Pilkada serentak 2015 untuk tidak diubah. Selain itu, lanjutnya, keikutsertaan calon independen tidak diperberat, batas parpol harus tetap 20-25, TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk anggota DPR/DPD harus mundur.

"TNI/Polri, dan Pegawai Negeri Sipil diatur dalam UU TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara. Untuk DPR, DPD, dan DPRD sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi," kata Tjahjo.

 

Sumber: Investor Daily