Mendagri Minta Dugaan Pencoretan Bendera Merah Putih Diusut Tuntas

Mendagri Minta Dugaan Pencoretan Bendera Merah Putih Diusut Tuntas
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. ( Foto: SP/Carlos Roy Fajarta Barus )
Carlos KY Paath / FMB Rabu, 18 Januari 2017 | 21:10 WIB

Sumedang – Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi demonstrasi di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (16/1). Namun, dalam aksi tersebut sempat terlihat bendera merah putih dicoret dengan huruf Arab.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharap agar pencoretan bendera tersebut diusut tuntas. “Kami minta kepolisian untuk diusut,” kata Tjahjo di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Rabu (18/1).

Dia juga mengaku telah bersurat kepada seluruh kepala daerah. Isi surat, meminta kepala daerah membangun komunikasi dengan kelompok agama, adat dan masyarakat untuk menjaga kebhinnekaan. “Pak Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) menyampaikan, salah satu ancaman dalam negeri itu ancaman terhadap kebinekaan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Kapolri memberikan ceramah umum kepada civitas akademika dan Praja IPDN. Usai acara tersebut, Tito menegaskan, pihaknya akan menyelidiki kasus bendera. “Sedang kita selidiki. Kalau ada pelanggaran hukum nanti kita proses,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan