Mendagri: Dana Parpol Hanya Sekedar Bantuan

Mendagri: Dana Parpol Hanya Sekedar Bantuan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ( Foto: beritasatu tv )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Senin, 28 Agustus 2017 | 18:39 WIB

Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan partai politik bahwa dana bantuan dari Pemerintah hanyalah sekedar bantuan. Dan itu juga harus diaudit dengan benar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Ini sekedar bantuan lho, karena pendanaan parpol bersumber dari iuran anggota," kata Tjahjo Kumolo, Senin (28/8).

Sementara dana bantuan parpol sebenarnya bersifat tak mengikat. Harus dilihat sebagai partisipasi pemerintah yang merekrut kader terbaik bangsa melalui partai politik. Bagi Tjahjo, kalaupun dianggap nilainya besar, sebenarnya tak masalah. Sebab biaya konsolidasi demokrasi memang wajar kalau jumahnya besar.

"Yang pasti, anggaran diaudit oleh BPK," imbuhnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa saat dirinya menjadi menteri, tak bisa menahan diri untuk tak mengajukan usulan kenaikan itu. Ekstremnya, apakah tak bisa anggaran negara yang sekian ribu triliun per tahun, dialokasikan Rp 1 triliun untuk bantuan parpol. Dasarnya juga jelas, yakni persentase perolehan suara parpol di pemilu.

Kata dia, usulan kenaikan dana dari Rp 108 per suara menjadi Rp 1.000 baru bisa dilakukan saat Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan. Itupun setelah melihat kondisi perekonomian mulai stabil, plus pembahasan dengan Badan Anggaran DPR.

"Dan ini‎ setiap tahun akan dievaluasi, apakah dinaikkan atau tidak," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com