Jokowi: PDIP, Partai Wong Cilik, Pejuang Demokrasi

Jokowi: PDIP, Partai Wong Cilik, Pejuang Demokrasi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di NTT ( Foto: Beritasatu tv )
Novy Lumanauw / YUD Rabu, 10 Januari 2018 | 17:19 WIB

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) adalah partai wong cilik (orang kecil) yang memperjuangkan demokrasi di negeri ini.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/1).

“Selamat ulang tahun, partai pejuang demokrasi. Selamat ulang tahun, partainya wong cilik,” kata Presiden Jokowi.

Di hadapan Ketua Umum PDI Perjuangan dan ribuan kader, Presiden Jokowi secara lantang mengungkapkan bahwa perjalanan selama 45 tahun telah menorehkan catatan kebesaran PDI Perjuangan.

Meski dihadapkan pada berbagai rintangan berat, namun dengan semangat gotong-royong hambatan itu berhasil dilalui. “Semangart perjuangan tidak padam, kekompakan tidak pernah pudar, kepemimpinan yang kuat tidak ada yang menyangsikan, dan gotong-royong selalu memperkokoh partai,” kata dia.

Lebih lanjut dikatakan, perjalanan selama 45 tahun, PDI Perjuangan telah mengokohkan diri sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan wong cilik, yang memegang teguh cita-cita pendiri bangsa, yang meneruskan kiprah besar Bung Karno.

“PDI Perjuangan telah memperkokoh Bhinneka Tunggal Ika, dan yang memegang teguh ideologi bangsa, memegang teguh Pancasila,” kata dia.

Menurut Presiden Jokowi, seluruh kader bangga, sebab PDI Perjuangan telah membesarkan banyak tokoh, baik di tingkat lokal maupun nasional. Bahkan, partai berlambang banteng moncong putih itu telah menyumbangkan berbagai gagasan pembangunan dan bekerja nyata untuk bangkitnya Indonesia Raya.

“Indonesia beruntung memiliki PDI Perjuangan yang militan kadernya, yang demokratis, yang visioner tanpa melupakan sejarah bangsa,

PDI Perjuangan adalah pendukung penting visi dan pembangunan Indonesia sentris, mendorong terwujudnya Poros Maritim Dunia dan pendukung pelaksanaan Nawa Cita di seluruh Nusantara,” kata Presiden Jokowi.

Hadir pada acara itu, Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Perindustrian Kabinet Kerja Airlangga Hartarto, Ketua MPRI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Wakil Presiden ke-6 Try Soetrisno, dan Wakil Presiden ke-11 Boediono.



Sumber: Investor Daily