Pengamat: Ganjar-Yasin Harus Waspadai Kasus E-KTP
Logo BeritaSatu

Pengamat: Ganjar-Yasin Harus Waspadai Kasus E-KTP

Jumat, 30 Maret 2018 | 19:49 WIB
Oleh : YUD

Semarang - Pengamat politik dari Universitas Gadjahmada Ari Sujito meminta pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen mewaspadai kasus korupsi KTP Elektronik yang digunakan oleh lawan politik untuk melemahkan elektabilitasnya.

"Isu e-KTP paling potensial digunakan pasangan calon Sudirman Said-Ida Fauziyah untuk melemahkan Ganjar-Yasin," katanya ketika dihubungi melalui telepon dari Semarang, Jumat (30/3).

Ia menyebutkan bahwa ampuh tidaknya isu e-KTP ini tergantung banyak faktor, seperti cara "menggoreng" hingga sasaran tembak, bahkan reaksi balik Ganjar dan konfigurasi politik nasional juga turut memengaruhi.

"Mereka (Sudirman-Ida) pasti akan menggoreng itu (kasus korupsi e-KTP), cuma mempan apa tidak tergantung cara bereaksi dan konfigurasi politik nasional karena Jateng ini salah satu barometer nasional," ujarnya.

Kendati demikian, Ari mewanti-wanti Sudirman-Ida untuk berhati-hati karena bisa jadi pemanfaatan isu e-KTP tersebut malah berujung pada kampanye hitam dan justru menjadi blunder.

"Ya bisa kalau dia menyatakan sesuatu yang tidak ada bukti, mengada-ada dan menyerang pribadi itu menjadi black campaign, harus hati-hati kalau terjebak kampanye hitam kan blunder juga," katanya.

Terkait dengan serangan kasus korupsi e-KTP, Ari menyarankan Ganjar untuk easy going dan tidak bereaksi berlebihan.

"Ganjar pasti akan diserang dengan e-KTP, tapi yang penting selama proses hukum Ganjar tidak bersalah, tidak macam-macam, easy going saja tidak perlu reaksioner," ujarnya.

Sepanjang pengamatan Ari, isu e-KTP masih bermain di tingkatan kalangan masyarakat menengah, baik produsen isu maupun sasaran, padahal yang paling penting adalah kalangan bawah atau grass root dimana Ganjar Pranowo sangat kuat di sana.

Dalam menghadapi isu e-KTP, menurut Ari, Ganjar harus mampu menyolidkan barisannya dan harus mampu membuat satu narasi tunggal untuk menjawab pertanyaan tentang kasus korupsi tersebut.

"Ganjar harus punya tim solid untuk memberi jawaban yang solid kalau ada pertanyaan, jangan jawaban berbeda-beda. karena bagaimanapun itu isu yang pasti akan digoreng sehingga jawaban harus satu suara," katanya.

Pada Pilgub Jateng 2018, pasangan cagub Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Golkar mendapat nomor urut 1.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ekonom Sebut Airlangga Layak Jadi Cawapres Jokowi

Jika Airlangga menjadi cawapres Jokowi, sektor industri menjadi prioritas pembangunan.

POLITIK | 28 Maret 2018

Jokowi Diingatkan Hati-hati Pilih Cawapres

Terdapat sejumlah nama yang disebut-sebut bakal menjadi calon pendamping Jokowi.

POLITIK | 28 Maret 2018

Wasekjen PDIP: Indonesia Berkomitmen Dukung Kemerdekaan Palestina

Komitmen dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sejak era pemerintahan Presiden Soekarno.

NASIONAL | 28 Maret 2018

Isran Noor Tegaskan Pengembangan UMKM Harus Lebih Dipacu

Apabila perputaran ekonomi menengah ke bawah berjalan dampaknya sampai ke daerah.

POLITIK | 28 Maret 2018

Jokowi dan Airlangga Dinilai Pasangan Ideal

Rakyat membutuhkan pendamping presiden yang saling mengisi.

POLITIK | 28 Maret 2018

Sekjen Demokrat Masih Optimistis Poros Ketiga Akan Terbentuk

Hinca mengaku terus menjalin komunikasi dengan kedua partai lainnya.

POLITIK | 28 Maret 2018

Jaksa Agung Nilai Pilkada 2018 Juga Jadi Ajang Adu Gengsi

Pilkada 2018 juga dianggap menjadi momen adu gengsi.

POLITIK | 28 Maret 2018

PDIP Minta KIP Ikut Luruskan Berita Bohong

Ketika ada kesimpangsiuran, banyak berita bohong dan menyesatkan, maka KIP dapat mengisi ruang itu dengan berita benar sebagai bentuk pertanggungjawaban.

NASIONAL | 28 Maret 2018

KIP Apresiasi Transparansi Keuangan PDIP

Wakil Ketua KIP Pusat Gede Narayana Sunarkha mengaku sangat mengapresiasi sistem rekening gotong royong yang diterapkan PDIP sebagai wujud dari transparansi.

POLITIK | 28 Maret 2018

Hashim Tegaskan Prabowo Tetap Maju Jadi Capres 2019

Meski demikian ada pertimbangan soal kesehatan dan keuangan untuk maju lagi menjadi capres.

POLITIK | 28 Maret 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS