Soal Calon Wakil Presiden, Jusuf Kalla Bicara Gamblang pada Claudius Boekan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Soal Calon Wakil Presiden, Jusuf Kalla Bicara Gamblang pada Claudius Boekan

Jumat, 25 Mei 2018 | 07:43 WIB
Oleh : Nurlis E Meuko / NEF

Jakarta – Nama Jusuf Kalla kembali muncul dalam orbit calon wakil presiden untuk periode 2019-2024. Bahkan dalam sejumlah survei, negarawan yang masih menjabat sebagai wakil presiden ini menjadi kandidat teratas di antara sejumlah nama calon wakil presiden lainnya.

Jusuf Kalla yang akrab disapa JK mengakui mengikuti perkembangan politik yang terjadi di negeri ini. Termasuk dinamika yang berkembang yang berkaitan dengan Pilpres 2019 mendatang.

JK juga sangat menyadari bahwa namanya kembali mencuat. Tentu ia juga paham kendala utama baginya. “Ini menyangkut regulasi,” kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (24/5).

Menurut aturan, JK yang sudah menjabat sebagai wakil presiden sebanyak dua kali maka tidak dibenarkan untuk mencalonkan diri lagi. Aturan ini secara tegas diatur dalam Pasal 7 UUD 1945.

Dalam pasal itu disebutkan, “presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama lima tahun, dan sesudahnya mereka dapat dipilih dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan."

Begitu juga dalam Pasal 169 huruf N Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pun menjelaskan, syarat menjadi presiden dan wakil presiden adalah belum pernah menjabat di posisi itu selama dua kali masa jabatan untuk jabatan yang sama.

JK, sebelum menjadi wakil presiden untuk pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2014-2019, ia juga pernah menjadi wapres di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode 2004-2009.

Kini, pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden itu sedang digugat oleh Koalisi Advokat Nawacita Indonesia (KANI) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Polemik semakin hangat menjelang masa pendaftaran Pemilu Presiden 2019 tatkala Wakil Presiden Jusuf Kalla didorong kembali mendaftar sebagai calon RI-2.

Jadi untuk persoalan itu, JK masih menunggu kepastian hukumnya. Bagamana jika gugatan ini dikabulkan oleh MK, apakah JK akan kembali turun gunung? “Banyak faktor yang harus saya pertimbangkan. Termasuk apakah Pak Jokowi masih bersedia berpasangan sama saya atau tidak,” katanya.

Bagaimana pula jika gugatan itu tak dikabulkan, kemana JK berlabuh? Apakah ia akan mendukung “anak emas-nya” Anies Baswedan yang kini adalah Gubernur DKI Jakarta untuk berpasangan dengan salah satu bakal calon presiden, yaitu Prabowo? “Anda jangan lupa, saya lima tahun berpasangan dengan Jokowi dengan sangat harmonis,” kata JK.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang politik dan munculnya nama JK sebagai kandidat calon wakil presiden terkuat, simak program Special Interview with Claudius Boekan dengan thema "Peluang Cawapres JK", pada Jumat 25 Mei 2018, pukul 20.05.

Pemimpin Redaksi BeritaSatu TV, Claudius Boekan, mewawancarai secara khusus Jusuf Kalla, dengan pertanyaan-pertanyaan yang lugas dan tajam. Jusuf Kalla menjawabnya secara gamblang. Namun di luar sesi wawancara, JK sempat nyeletuk, “sangat sulit saya menjawabnya, saya serba salah jadinya.”



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPU: Parpol Baru Tidak Boleh Usulkan Capres dan Cawapres

Larangan ini telah disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara KPU, Bawaslu dengan DPR dan Pemerintah pada Rabu (23/5) di DPR.

POLITIK | 25 Mei 2018


PDIP Pantau Perkembangan Calon di Luar Jokowi dan Prabowo

PDIP antisipasi munculnya penantang lain yang menjadi kuda hitam.

POLITIK | 24 Mei 2018

Ini Tanggapan Hasto soal Survei Jokowi dan Pengangkatan Ngabalin

Hasto Kristiyanto menilai hasil survei itu justru semakin menegaskan besarnya dukungan rakyat kepada Presiden Jokowi.

POLITIK | 24 Mei 2018

Serangan terhadap Jokowi Tidak Masif Lagi

Ada perubahan pola serangan terhadap Jokowi jelang Pilpres 2019. Serangan lebih kepada kebijakan dengan data-data yang dimanipulasi.

POLITIK | 24 Mei 2018

Bamsoet: Jangan Politisasi THR PNS-Pensiunan

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi keputusan Pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke 13 kepada PNS dan pensiunan.

POLITIK | 24 Mei 2018

THR untuk PNS dan Pensiunan, Fadli Zon: Motifnya Politik

Fadli Zon menuding ada motif politik dibalik keputusan Pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya dan gaji ke 13 kepada Pegawai Negeri Sipil dan pensiunan.

POLITIK | 24 Mei 2018


Pembahasan RUU Terorisme Mulai Ada Titik Terang

"Ke depan ini kami rasa pembahasan akan lebih mudah karena hanya tinggal membahas pasal-pasal yang berkenaan dengan pencegahan," kata Syafi'i.

POLITIK | 24 Mei 2018

Soal Kedekatan dengan AH, Jokowi: Mesranya Sudah Lama

Menurut Jokowi, kedekatan itu adalah hal yang biasa saja.

POLITIK | 23 Mei 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS