JK: TKN Jokowi-Ma'ruf Utamakan Kampanye Dialogis
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

JK: TKN Jokowi-Ma'ruf Utamakan Kampanye Dialogis

Sabtu, 27 Oktober 2018 | 17:31 WIB
Oleh : FER

Surabaya - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla (JK), menekankan pentingnya mengutamakan kampanye dialogis untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden yang didukung.

"Kalau dulu kita selalu siap dengan rapat akbar, sekarang hampir tidak ada. Kini berubah menjadi dialog. Dengan dialog membuat orang menjadi lebih pintar," kata JK dalam pembukaan Rakernas Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Hotel Empire, Surabaya, Sabtu (27/10).

JK mengatakan, dahulu setiap pemilu yang paling penting adalah pengerahan massa. Sekarang yang paling penting adalah debat, media sosial (Medsos), dan juga kampanye door to door.

"Kalau dulu selama kuat-kuatan, selama kita cetak kaos banyak, stiker, tapi sekarang lebih dibutuhkan banyak dialog, lebih banyak pengetahuan," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, tim sukses juga harus banyak bahan, banyak pengetahuan, dan penguasaan visi misi. "Pada empat bulan pertama yang berdebat bukan calon, tapi para tim sukses," katanya.

Menurut dia, jika tim sukses tidak menguasai materi maka tentu akan mengalami masalah. "Kampanye itu seperti main bulu tangkis. Kita mendapat poin kalau smash kita masuk dan tidak bisa diambil oleh lawan," katanya.

Sebaliknya, jika smash tersangkut di net atau keluar lapangan maka poin akan diambil lawan. "Karena itu, jangan out dan hati-hati betul. Pemenangnya adalah orang yang tidak membuat kesalahan karena setiap kesalahan lawan untuk kita, setiap kesalahan kita untuk lawan," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Erick Thohir Minta TKN Jokowi-Ma'ruf Tidak Jemawa

Erick Thohir mengharapkan Tim TKN tidak jemawa atas hasil survei dan polling saat ini.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Sabam Sirait: Pemuda Harus Mampu Lakukan Pembaruan

Pemuda harus terus mengobarkan semangat dalam membangun peradaban bangsa ke arah yang lebih baik.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Erick Thohir: TKN Jokowi-Ma'ruf Jangan Ulangi Pengalaman Mike Tyson

Elektabilitas yang tinggi, diharapkan tidak menurunkan semangat untuk bekerja maksimal.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Rapatkan Barisan, Tim Kampanye Jokowi Se-Indonesia Kumpul di Surabaya

Rakernas tim kampanye ini sangat membantu dalam mendisiplinkan semua langkah strategis dan taktis.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Erick Akui Mundur dari Inter karena Ingin Fokus Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Namun dia mengambil keputusan ini karena merupakan konsekuensi yang harus ditanggung dirinya sebagai ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Megawati dan JK Hadiri Pembukaan Rakernas TKN Jokowi-Ma'ruf

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, dan pembacaan teks Pancasila, para peserta dihibur tari Legong.

POLITIK | 27 Oktober 2018

Pimpinan Ormas Islam Tolak Upaya Adu Domba

Pimpinan ormas Islam menyesalkan terjadinya pembakaran bendera dan sepakat menjaga suasana damai.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Relawan Sumsel Bersatu Siapkan Timsus di 17 Kota untuk Menangkan Jokowi

Relawan ini ingin kembali dipimpin presiden yang merakyat, yang bekerja sepenuh hati, terbukti hasil kerjanya nyata.

POLITIK | 27 Oktober 2018

PDIP Paling Populer di Kalangan Milenial

PDIP populer di kalangan generasi milenial.

NASIONAL | 27 Oktober 2018

Kubu Jokowi Hormati Putusan Bawaslu

Semua yang disangkakan oleh pelapor kasus itu telah dinyatakan tak terbukti.

POLITIK | 27 Oktober 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS