Golkar: Bantuan Negara untuk Parpol Masih Kecil

Golkar: Bantuan Negara untuk Parpol Masih Kecil
Tubagus Ace Hasan Syadzily ( Foto: istimewa )
Robertus Wardi / YUD Selasa, 27 November 2018 | 12:57 WIB

Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar (PG) bidang Media dan Penggalangan Opini TB Ace Hasan Syadzily mengemukakan dana bantuan dari pemerintah untuk partai politik (Parpol) masih sangat rendah. Bantuan sebesar Rp 1.000 per suara sah dianggap tidak cukup untuk membiayai keseluruhan kegiatan partai tiap tahunnya.

“Sekalipun sudah naik tapi bantuan itu belum membantu apa-apa. Masih sangat minim. Bayangkan saja dengan kegiatan Parpol tiap tahun yang sangat banyak,” kata Ace di Jakarta, Selasa (27/11).

Ia menjelaskan bantuan pemerintah idealnya harus ditambah lagi. Angkanya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara yang tersedia.

“Kita paham jika yang bisa dibantu oleh negara baru seperti sekarang ini. Kita berharap ke depannya, bisa terus meningkat,” tutur Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Terkait perbuatan korupsi para kader partai yang terus terjadi, dia tegaskan data yang dikeluarkan KPK menjadi bahan instrospeksi bagi parpol. Dia mengakui sistem kaderisasi di internal parpol masih lemah. Kaderisasi masih lebih banyak mengandalkan modal. Karena tanpa modal banyak, seseorang tidak bisa menjalankan aktivitas kepartaian. Kebutuhan dana untuk kegiatan tersebut, kadang mendorong para kader untuk melakukan perubatan menyimpang seperti korupsi.

“Ini pekerjaan besar dari parpol. Kami di PG terus meningkatkan kualitas pengkaderan. Kita berusaha agar dari tahun ke tahun, selalu muncul kader berintegritas yang bisa menjauhi praktik korupsi,” tutup Ace.



Sumber: Suara Pembaruan