Anies : Tak Mungkin Wagub DKI dari Golkar

Anies : Tak Mungkin Wagub DKI dari Golkar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. ( Foto: Biro Humas DKI Jakarta )
Erwin C Sihombing / MPA Jumat, 7 Desember 2018 | 18:53 WIB

 

Jakarta- Gubernur DKI Anies Baswedan menegaskan Wagub DKI tidak mungkin berasal dari partai lain kecuali PKS-Gerindra selaku parpol pengusung pasangan Anies-Sandi pada Pilgub DKI 2017. Penegasan itu disampaikan Anies menjawab spekulasi bahwa politisi Golkar, yang juga keponakan Wapres Jusuf Kalla, Erwin Aksa bakal menjadi DKI 2.

"Nama yang muncul itu dari Golkar. Saya bilang, kalau kemampuan berpikir kritis, yang ada pasti langsung (merespons)

ini tidak masuk akal," kata Anies, di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/12).

Anies menilai isu yang memunculkan bahwa Erwin Aksa bakal menjadi Wagub DKI tidak bermutu. Apalagi disebutkan dirinya yang mengehendaki kemungkinan itu. Dirinya pun menganggap pihak-pihak yang termakan isu itu tidak bersikap kritis dalam mengukur kualitas informasi.

"Gubernur tidak memiliki hak untuk mengajukan calon. Itu semua sudah tahu bahwa yang mengajukan adalah partai. Mungkinkah nama barunya dari Partai Golkar? Bagaimana itu ?," sesal dia.

Dia mengakui hingga kini di antara PKS dan Gerindra masih belum satu suara menentukan siapa kandidat wagub kendati dari Gerindra sudah menyatakan hal itu menjadi hak PKS.

Sekalipun begitu dirinya meyakini dua parpol pengusung bakal bersepakat dalam waktu dekat, "Bahwa PKS dan Gerindra, Insya Aklah akan segera sepakat."

Meskipun mengaku dekat dengan Erwin Aksa, Anies menegaskan kedekatan itu tidak otomatis menjadikan bos Grup Bosowa itu bakal menjadi Wagub DKI. Dirinya menyayangkan adanya isu tersebut dan merasa heran mengapa dimunculkan di saat PKS-Gerindra sedang mencari titik temu.

"Kalau dekat dengan siapa saja, tidak berarti kemudian maju, mengajukan, dan lain-lain, tidak," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE