Ulama Depok Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Ulama Depok Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
Alim ulama dan keluarga Besar Nahdlatul Ulama se-Kota Depok saat datang ke kediaman KH Ma'ruf Amin untuk mendeklarasikan dukungan mereka kepada Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019, Minggu, 9 Desember 2018. ( Foto: Istimewa )
Jaja Suteja / JAS Minggu, 9 Desember 2018 | 09:36 WIB

Jakarta - Minggu shubuh, 9 Desember 2018, Rumah Jama'ah KH Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo 12 Menteng, Jakarta Pusat kedatangan alim ulama dan keluarga Besar Nahdlatul Ulama se-Kota Depok. Ada tiga agenda yang dibawa.

Pertama, silaturahmi. Kedua, taklim alias pengajian shubuh. Dan, ketiga menyatakan deklarasi dukungan kepada pasangan capres dan cawapres nomor 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Sekitar 100 orang datang dipimpin KH Zainuddin Ma'shum Ali (Depok) KH. Abdul Mudjib, KH Mohammad Harirudin, KH Mohammad Rais (Cipayung), KH Jazim Hamidi, KH Rohimi Azhari, KH Sholahuddin Al Ayubi (Sawangan), KH Fakhturi Wahmad (Pondok Jaya), KH Yusuf Hidayat (Pancoran Mas), KH Saefudin (Bedahan), KH Fakhrudin Murodi (Sawangan Baru), KH Abudin Somad (Bojong), dan KH Harun Abadi (Jaya), serta Ustaz H Saiful Anwar.

Acara dimulai dengan Salat Subuh berjamaah, tahlil, dan zikir, dilanjutkan dengan tausiah dari Ma'ruf Amin.

Ma'ruf membedah tentang kajian ekonomi umat dengan menggunakan pedoman kitab Fathul Muin. Beliau menyampaikan dalam kajian terkait hukum fardu kifayah yang salah satunya adalah soal ekonomi. "Menyejahterakan masyarakat adalah fardu kifayah. Harus ada yang memikirkannya baik itu soal sandang, pangan, pakaian. Kepada siapa? Umat Islam maupun nonmuslim karena negara kita adalah daarul mitsaaq (negara kesepakatan). Status hukum berubah menjadi fardu ain bila sudah dalam status kelaparan dan krisis ekonomi," papar Ma'ruf Amin.

"Kita punya human recources, tetapi ke depan harus diubah menjadi human capital dengan maximize utility. Istilah ulamanya ta'dziimul masholih wal manafi'i. Setelah itu tugas berikutnya takmiilul masholih wal manafi'i. Ini salah satu tugas ulama untuk mentransfernya ke masyarakat," papar Ma'ruf Amin dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

Usai pengajian, para alim ulama dan keluarga Besar Nahdlatul Ulama se-Depok menyatakan dukungan kepada Ma'ruf Amin dengan membacakan ikrar yang disebut Deklarasi Situbondo 12. Inti deklarasi adalah menyatakan dukungan total dan akan memenangkan pasangan nomor 01 di wilayah Depok.

"Pasangan Capres 01 paling ideal. Sinergi umaro dan ulama. Simbiosis mutualisme antara kaum nasionalis dan religius. Pemimpin yang diidamkan dan diharapkan untuk Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika," kata KH Zainuddin Ma'shum Ali.

"Kami akan berjuang total memenangkan Jokowi-Prof Dr KH Ma'ruf Amin di Depok. Bela ulama, dukung ulama, pilih ulama," Ustaz H Saeful Anwar yang daulat sebagai juru bicara menambahkan.

Ma'ruf Amin berterima kasih atas dukungan total para alim ulama se Depok. Ini menambah energinya bersama Jokowi untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. "Dukungan ini sekaligus amanat yang harus saya jalankan. Menambah kekuatan sekaligus jadi energi positif untuk memenangkan Pilpres. Depok adalah wilayah strategis yang harus mendapatkan perhatian," ungkap Ma'ruf Amin.

Sementara itu pengelola Rumah Jamaah (Relawan Amanah Jokowi Ma'ruf Amin Berkah), KH Irfan Zidny, yang sehari-hari aktif menggalang dukungan kepada semua lapisan masyarakat juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan alim ulama se kota Depok.

"Ini bukti bahwa Prof Dr KH Ma'ruf Amin adalah cawapres yang punya nilai tinggi di mata masyarakat. Selain ulama, pakar ekonomi, dan intelektual, Abah adalah cawapres yang punya visi sangat reformis membangun bangsa dengan landasan agama yang kuat akan membuat Indonesia maju," kata Irfan.



Sumber: Beritasatu.com/PR