Kubu Jokowi-KH Ma'ruf Akan Segera Bermain Menyerang

Kubu Jokowi-KH Ma'ruf Akan Segera Bermain Menyerang
Erick Thohir. ( Foto: Antara )
Markus Junianto Sihaloho / AMA Kamis, 13 Desember 2018 | 17:56 WIB

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Jokowi-KH Ma'ruf Amin akan segera meninggalkan taktik bertahan. Mereka akan segera bermain menyerang menghadapi berbagai serangan yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi. Selama ini, kubu pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 melakukan salah sedikit langsung dilapor kubu lawan. Padahal belum tentu melanggar aturan.

“Sekarang kita bersama-sama solid, yang tadinya kita defensif, kita menganggap ini juga merupakan wujud kampanye yang baik. Tapi karena kemarin kita sudah diserang bahkan ada kampanye PKI segala, jadi mau tidak mau kita harus ofensif sekarang,” ujar Kata Ketua TKN Jokowi-KH Ma'ruf, Erick Thohir, sebelum Rakornas Direktorat Hukum dan Advokasi TKN, Kamis (13/12).

Selama ini, kata Erick, Jokowi selalu meminta agar sabar. Namun, pihaknya kemudian berpikir, bila terus-terusan diserang dan tak melawan, maka bisa dituduh melakukan hal tak baik seperti dituduhkan.

Dia mencontohkan kasus e-KTP. Pemerintahan Jokowi selalu dipojokkan. Padahal, kasus itu sudah diurus oleh pihak Kepolisian. Namun TKN Jokowi-KH Ma'ruf dipojokkan seakan-akan ada permainan di baliknya.

“Makanya statemen saya jelas. Bahwa e-KTP harus diusut tuntas. Kenapa? Karena nanti kalau Jokowi menang presiden, kita dituduh menang curang,” kata Erick.



Sumber: BeritaSatu.com