Jelang Debat Perdana, Jokowi Inventarisasi Program

Jelang Debat Perdana, Jokowi Inventarisasi Program
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. ( Foto: BeritaSatu TV )
Carlos KY Paath / FER Jumat, 11 Januari 2019 | 20:12 WIB

Jakarta - Calon presiden (capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) disebut telah siap mengikuti debat pertama. Jokowi yang berpasangan dengan calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin, tidak akan tampil dengan gaya berbeda.

"Dari sisi performance (tampilan), kan Pak Jokowi sudah punya gaya. Jadi tidak boleh juga diubah gayanya menjadi berbeda. Dari sisi substansi, Pak Jokowi sekarang sudah inventarisasi program yang dikerjakan," ungkap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/1).

"Jadi, (Jokowi) tidak perlu harus menyiapkan diri berlebihan. Karena semuanya sudah day by day (hari per hari) sudah dikerjakan. Jadi, apa lagi yang harus disiapkan?" tambahnya.

Moeldoko menuturkan, Jokowi dan Ma'ruf juga tidak secara khusus memperdalam isu-isu tertentu yang menjadi tema debat. "Enggak perlu seperti orang mau ujian, harus dihapal. Biasa saja. Semuanya rata-rata, bukan sesuatu yang terlalu sulit," ucap kepala staf kepresidenan tersebut.

Diketahui, debat perdana pada 17 Januari 2019 mengusung tema terkait hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme. Moeldoko menjelaskan, berbagai langkah pemerintahan selama empat tahun terakhir menyangkut tema debat telah disiapkan.

Menyinggung pelanggaran HAM berat, Moeldoko menyatakan, hal itu terjadi jika ada abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan. Diungkapkan, kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tidak berkaitan dengan kebijakan negara.

"Dalam konteks ini (kasus Novel), konteks kriminal murni. Hanya persoalannya, siapa pelakunya, itu yang jadi persoalan, yang belum ditemukan. Tapi harus dilihat dong, apakah itu abuse of power? Bukan," tandas mantan panglima TNI itu.



Sumber: Suara Pembaruan