Survei Alvara Riset

Jokowi-Ma'ruf Unggul di Jawa, Prabowo-Sandi di Sumatera

Jokowi-Ma'ruf Unggul di Jawa, Prabowo-Sandi di Sumatera
Joko Widodo dan Prabowo Subianto. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / FER Jumat, 11 Januari 2019 | 20:37 WIB

Jakarta - Hasil survei dari Alvara Research Center (ARC) memperlihatkan elektabilitas pasangan Jokowi Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin unggul di pulau Jawa. Sementara pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno unggul di pulau Sumatera.

"Di Sumatera, Prabowo-Sandi unggul 49,8 persen dibanding Jokowi-Ma'ruf yang hanya 41,3 persen, dan belum memutuskan 8,9 persen. Survei pada Oktober 2018 untuk wilayah yang sama menunjukkan, Prabowo-Sandi unggul 44,6 persen dan Jokowi-Ma'ruf 40 persen, belum memutuskan 15,4 persen," kata CEO sekaligus pendiri ARC, Hasanuddin Ali, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (11/1).

Survei tersebut dilakukan dengan wawancara langsung responden pada tanggal 11-24 Desember 2018. Metode survei adalah multi-stage random dengan jumlah responden mencapai 1.200 responden. Sampel diambil di seluruh 34 Provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Rentang margin of error sebesar 2,88 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasanuddin menjelaskan, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul ‎di Jawa mencapai 59,9 persen. Sementara pasangan pasangan Prabowo-Sandi hanya 27,5 persen dan belum memutuskan mencapai 12,6 persen. Survei di daerah yang sama pada Oktober 2018 menunjukkan Jokowi-Ma'ruf unggul 59,1 persen, Prabowo-Sandi 29,2 persen dan belum memutuskan 11,7 persen.

Untuk wilayah Bali Nusra, Jokowi-Ma'ruf unggul 60,6 persen dibanding Prabowo-Sandi hanya 30,3 persen dan belum memutuskan 9,1 persen. Pasangan 01 naik sedangkan Pasangan 02 turun elektabilitasnya dibanding survei Oktober 2018 di wilayah Bali Nusra. Saat itu, Jokowi-Ma'ruf mencapai 57 persen dan Prabowo-Sandi 39 persen, dan belum memutuskan 4 persen.

Sementara wilayah Kalimantan, Jokowi-Ma'ruf unggul di angka 51,4 persen dibanding Prabowo-Sandi 45,8 persen dan belum memutuskan 2,8 persen. Elektabilitas kedua pasangan stabil dibanding survei Oktober 2018 di Kalimantan. Saat itu, Jokowi-Ma'ruf (50,9 persen) dan Prabowo-Sandi (43,6 persen), belum memutuskan (5,5 persen).

Sedangkan di Sulawesi, Jokowi-Ma'ruf unggul (47,7 persen) dibanding Prabowo-Sandi (40,7 persen), belum memutuskan (11,6 persen). Pasangan 02 naik elektabilitasnya dibanding survei Oktober 2018 di Sulawesi, dimana Jokowi-Ma'ruf unggul (49,1 persen) dan Prabowo-Sandi (30 persen), belum memutuskan (20,9 persen).

"Secara umum, pasangan Jokowi-Ma'ruf masih lebih tinggi dibandingkan Prabowo-Sandi di semua generasi. Namun, ada temuan dari riset kami menunjukkan strategi yang dilakukan timses pasangan 02 mampu sedikit menaikkan elektabilitasnya di kalangan generasi milennial. Sedangkan strategi timses 01 secara signifikan menaikkan elektabilitasnya di pemilih pemula," tutup Hasanuddin.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE