Tanggapi Manuver Kubu Prabowo-Sandi

Ganjar: 'Banteng' Takkan Ikhlas Rumahnya Diambil Orang

Ganjar: 'Banteng' Takkan Ikhlas Rumahnya Diambil Orang
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng berkeliling ke sejumlah gereja di Semarang pada ibadah perayaan Natal, Senin malam, 24 Desember 2018. ( Foto: Suara Pembaruan/Stefy Thenu )
Markus Junianto Sihaloho / AMA Jumat, 11 Januari 2019 | 22:53 WIB

Jakarta - Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, secara santai menanggapi pertanyaan wartawan soal manuver kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di wilayahnya yang kerap disebut sebagai 'Kandang Banteng'.

Salah satunya menyangkut tindakan kubu Prabowo-Sandi yang membuat posko pemenangan yang lokasinya hanya 200 meter dari Rumah Presiden Jokowi.

“Buat kita biasa saja. Pasti kawan-kawan di kubu Pak Prabowo-Sandi sedang berikhtiar dan segala ikhtiar tentu kita hormati. Ya buat kita PDI Perjuangan, banteng-bantengnya jadi bangun dari tidur dan tanduknya keluar,” kata Ganjar, di sela penutupan Rakornas PDIP, Jumat (11/1).

Yang jelas, Ganjar menilai bahwa para kader Banteng PDI Perjuangan akan bersikap begini. “Tidak ada yang ikhlas rumah kita diambil orang,” kata Ganjar lagi.

Mengenai posisi elektabilitas capres-cawapres di Jawa Tengah, Ganjar mengatakan bahwa informasi terakhir ke dirinya menyebut Jokowi-KH Ma'ruf masih memimpin 62 persen. Menurut dia, angka hasil survei terus dinamis karena dipengaruhi berbagai faktor eksternal.

Menurut anggota DPR itu, sebenarnya pihak Prabowo-Sandi yang ngebet untuk mengejar ketertinggalan jauhnya. “Saya dengar beberapa hari ini akan ada acara besar di Jateng dari mereka (Prabowo-Sandi). Ya selamat datang. Kita friend, kita friend,” tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE