Survei: 5 Partai Ini Hampir Dipastikan Gagal Masuk Senayan

Survei: 5 Partai Ini Hampir Dipastikan Gagal Masuk Senayan
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO)saat memberikan sambutan di acara "Syukuran Partai Hanura Lolos Sebagai Peserta Pemilu 2019 dengan Nomor Urut 13" di kediamannya, Jalan Karang Asem, Jakarta, Kamis 22 Februari 2018 ( Foto: Beritasatu.com / Yustinus Paat )
Yustinus Paat / FMB Sabtu, 12 Januari 2019 | 18:17 WIB

Jakarta - Pemilihan anggota legislatif (Pileg) 2019 semakin mendekat. Beragam alat peraga kampanye bertebaran dipasang para calon anggota legislatif (caleg) yang berebut dukungan dan simpati calon pemilih. Elite-elite partai politik (parpol) pun gencar bermanuver untuk memperbesar peluang dipilih oleh rakyat.

Temuan lembaga survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research menunjukkan bahwa lima besar parpol dipastikan lolos masuk ke Senayan, sedangkan sisanya berpeluang maupun terancam tidak akan lolos.

IndEX Research melakukan survei 17-28 Desember 2018, dengan jumlah responden 1200 orang. Metode survei adalah multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PKB, dan Demokrat berada pada posisi aman melewati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen,” ungkap Direktur Eksekutif indEX Research Vivin Sri Wahyuni di Jakarta, Sabtu (12/1).

Dari hasil survei indEX, kelima parpol meraih elektabilitas di atas ambang batas parlemen. PDIP menempati posisi puncak dengan raihan 25,7 persen, disusul Gerindra pada posisi kedua sebesar 14,7 persen. Gerindra berhasil menggeser Golkar ke posisi ketiga dengan raihan 9,8 persen.

"Posisi keempat ditempati oleh PKB dengan angka elektabilitas 7,5 persen dan posisi kelima Demokrat dengan raihan 4,6 persen," ungkap dia.

Enam parpol lainnya, kata Vivin, masih berpeluang untuk dapat menembus ambang batas, dengan memperhitungkan margin of error survei, ±2,9 persen. Keenam parpol tersebut adalah Nasdem (3,5 persen), PPP (3,3 persen), PKS (3,2 persen), PAN (2,6 persen), PSI (2,3 persen), dan Perindo (2,2 persen).

"Sedangkan lima parpol terbawah hampir dapat dipastikan gagal mengirim wakil ke Senayan. Meskipun sudah ditambah margin of error, elektabilitas kelima parpol masih belum dapat mencapai 4 persen,” tutur dia.

Kelima parpol itu adalah Hanura dengan angka elektablitas 1,0 persen, kemudian disusul PBB (0,9 persen), Berkarya (0,8 persen), PKPI (0,4 persen), dan Garuda (0,1 persen).

Masih ada sebanyak 17,4 persen responden yang menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Angka tersebut turun dibandingkan survei sebelumnya pada periode November 2018 sebesar 20,6 persen.

Eletabilitas Partai berdasarkan hasil survei indEX Research:

1. PDIP: 25,7 persen
2. Gerindra: 14,7 persen
3. Golkar: 9,8 persen
4. PKB: 7,5 persen
5. Demokrat: 4,6 persen
6. Nasdem: 3,5 persen
7. PPP: 3,3 persen
8. PKS: 3,2 persen
9. PAN: 2,6 persen
10. PSI: 2,3 persen
11. Perindo: 2,2 persen
12. Hanura: 1,0 persen
13. PBB: 0,9 persen
14. Berkarya: 0,8 persen
15. PKPI: 0,4 persen
16. Garuda: 0,1 persen



Sumber: BeritaSatu.com